Jakarta, 08 Agustus 2025 – Antusiasme tinggi masyarakat Cilacap menjadi salah satu faktor utama di balik pertumbuhan signifikan jumlah penumpang di Stasiun Jeruklegi setelah reaktivasi layanan pada 1 Maret 2023. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat tren kenaikan penumpang yang sangat positif sejak saat itu.
Pada tahun 2023, tercatat 10.605 penumpang naik dan 10.127 turun. Di tahun berikutnya, lonjakan jumlah penumpang naik menjadi 22.352 dan turun 21.381. Hingga Agustus 2025, angka penumpang naik mencapai 18.399 dan penumpang turun sebanyak 17.933. Rata-rata penumpang naik per bulan meningkat tajam dari 883 orang di 2023 menjadi 2.477 orang di 2025.
Krisbiyantoro, Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, mengatakan, “Setelah lebih dari 10 tahun tidak beroperasi, Stasiun Jeruklegi kini kembali menjadi simpul penting dalam jaringan transportasi di Cilacap. Peningkatan jumlah penumpang dari tahun ke tahun membuktikan bahwa masyarakat menyambut positif kehadiran kembali stasiun ini.”
KAI pun melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, mulai dari perbaikan fasilitas hingga peningkatan kebersihan dan keamanan di stasiun. Selain itu, kemudahan akses informasi melalui aplikasi Access by KAI juga menjadi nilai tambah bagi pengguna jasa.
Kehadiran Stasiun Jeruklegi yang kembali beroperasi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal di sektor perdagangan, pendidikan, dan pariwisata. Layanan kereta yang melintas di stasiun ini meliputi KA Kutojaya Selatan, Serayu, Malabar, Pasundan, dan Lodaya.
KAI Daop 5 Purwokerto bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan guna memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang di masa mendatang. (Redaksi)

