Jakarta, 27 Desember 2025 – Angka penjualan tiket kereta api pasca Natal menunjukkan dinamika yang berpotensi naik jelang Tahun Baru. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa data penjualan bersifat dinamis dengan proyeksi yang dapat berubah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung hingga waktu keberangkatan. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa karakteristik pembelian tiket pasca Natal lebih fleksibel dengan banyak pelanggan yang melakukan pemesanan mendekati tanggal keberangkatan. Berdasarkan data sementara hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, proyeksi menunjukkan potensi peningkatan seiring mendekatnya waktu keberangkatan di setiap tanggal.

Dinamika penjualan tiket mencerminkan pola perilaku konsumen yang berbeda antara periode Natal dan Tahun Baru. Anne menyampaikan bahwa pada periode Natal, masyarakat cenderung merencanakan perjalanan jauh-jauh hari sehingga pembelian tiket dilakukan lebih awal. Namun untuk periode menuju Tahun Baru, karakteristik pembelian lebih spontan dengan keputusan perjalanan yang lebih mendadak. “Pergerakan setelah Natal menunjukkan masyarakat masih melanjutkan perjalanan liburan maupun aktivitas lainnya. Kereta api berperan menjaga kelancaran mobilitas serta mendukung pergerakan wisata dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujar Anne.

Potensi kenaikan angka penjualan jelang Tahun Baru menunjukkan fleksibilitas sistem reservasi KAI yang dapat mengakomodasi pemesanan hingga mendekati waktu keberangkatan. Data proyeksi menunjukkan 27 Desember dengan 202.357 pelanggan, 28 Desember dengan 201.669 pelanggan, dan hari-hari berikutnya masih berpotensi mengalami peningkatan. KAI Group memastikan ketersediaan tiket dan kapasitas layanan tetap memadai untuk melayani dinamika penjualan. Dengan sistem yang responsif dan operasional yang andal, KAI siap mengakomodasi potensi kenaikan penjualan tiket hingga pergantian tahun.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *