Jakarta, 07 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menghadirkan pelayanan yang membuat penumpang merasa aman dan nyaman, tidak hanya selama perjalanan, tetapi juga dalam mengamankan barang bawaan mereka. Sepanjang semester pertama 2025, layanan Lost & Found KAI berhasil mengembalikan ribuan barang milik penumpang yang tertinggal di stasiun maupun di dalam kereta, menciptakan puluhan ribu senyuman dari para pemilik yang berbahagia.
Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus, mengungkapkan bahwa keberhasilan pengembalian barang ini bukan hanya tentang mengembalikan benda fisik, melainkan juga menghadirkan rasa lega, gembira, dan kepuasan bagi pelanggan. “Setiap barang yang kembali adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk menjaga kepercayaan penumpang dan memberikan pengalaman perjalanan yang tak terlupakan,” ujarnya.
Barang yang ditemukan sangat beragam, mulai dari dompet, gawai, perhiasan, hingga dokumen penting. Bahkan, terdapat barang-barang yang memiliki nilai sentimental tinggi seperti hadiah pernikahan atau foto keluarga. Proses pengembalian pun dilakukan dengan prosedur yang rapi dan aman, memastikan barang sampai ke tangan pemilik yang sah.
KAI menerapkan sistem pencatatan digital untuk setiap barang yang ditemukan. Data tersebut langsung diunggah ke pusat informasi Lost & Found sehingga dapat diakses oleh seluruh stasiun dan unit layanan penumpang. Hal ini mempermudah pencarian barang oleh pemilik dan mempercepat proses verifikasi.
Selain itu, penumpang dapat mengajukan laporan kehilangan secara langsung di stasiun, melalui call center 121, atau mengisi formulir online di situs resmi KAI. Jalur pelaporan yang beragam ini memudahkan masyarakat untuk segera menginformasikan kehilangan dan memperbesar peluang barang ditemukan.
Kecepatan petugas dalam menindaklanjuti laporan menjadi kunci utama keberhasilan pengembalian barang. Begitu laporan diterima, tim lapangan segera melakukan pengecekan di lokasi terakhir penumpang berada, baik di kursi kereta, area tunggu stasiun, maupun peron.
Cerita-cerita mengharukan pun kerap muncul, seperti seorang penumpang yang menangis haru saat menerima kembali tas berisi dokumen pekerjaan yang sangat penting, atau seorang anak yang kembali memeluk boneka kesayangannya setelah sempat hilang di perjalanan. Momen-momen ini menjadi motivasi tambahan bagi tim KAI untuk terus memberikan pelayanan terbaik.
Dengan pencapaian tersebut, KAI menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi moda transportasi andalan, tetapi juga pelindung barang bawaan penumpang. Layanan ini menjadi salah satu faktor yang meningkatkan kepuasan pelanggan.
Ke depan, KAI berencana memperluas jangkauan layanan Lost & Found dengan memanfaatkan teknologi pelacakan berbasis kode unik, sehingga proses identifikasi dan pengembalian barang dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. (Redaksi)

