Dilantik Mendadak di Istana: Rektor IPB Alim Setiawan Didapuk Jadi Wamentan Demi Perkuat Swasembada Pangan

15 Oktober 2026 – Dinamika pengisian jabatan di Kabinet Merah Putih kembali menghadirkan kejutan di lingkungan Istana Negara. Proses penunjukan pejabat negara kali ini berlangsung sangat cepat dan mendadak, bahkan hanya berselang beberapa jam sebelum upacara pengangkatan resmi digelar. Momen tak terduga ini menjadi awal dari deretan tugas besar yang telah menanti di sektor ketahanan pangan nasional.

Rektor Institut Pertanian Bogor Alim Setiawan Slamet mengaku baru menerima kabar penunjukannya sebagai Wakil Menteri Pertanian pada Kamis pagi, saat dirinya tengah berkegiatan di area kampus. Ia dikejutkan oleh panggilan telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di tengah agendanya menerima kunjungan tamu dari Universitas Gadjah Mada. Tanpa persiapan panjang, ia diminta segera bergegas menuju Istana Negara untuk menerima penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Meski dilantik dalam tempo yang terbilang mendadak, tokoh akademisi ini menegaskan kesiapannya untuk mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam menjalankan roda kementerian. Ia berkomitmen penuh untuk memfokuskan kinerjanya pada pencapaian target swasembada pangan serta akselerasi program hilirisasi produk-produk pertanian di tanah air. Latar belakangnya di dunia akademik diharapkan mampu menjembatani serta mengimplementasikan berbagai inovasi riset perguruan tinggi ke dalam program strategis nasional.

Sosok Alim Setiawan sendiri memiliki rekam jejak yang sangat panjang dan solid di dunia pendidikan serta agribisnis. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister di bidang Teknologi Industri Pertanian IPB, sebelum akhirnya meraih gelar doktor bidang Agribusiness di Ehime University, Jepang. Sepak terjang kepemimpinannya di kampus pertanian ternama tersebut mencakup berbagai posisi krusial, mulai dari Asisten Rektor, Direktur Kemahasiswaan, hingga melesat menjadi Wakil Rektor serta Rektor IPB.

Selain aktif mengabdi di ranah akademis, ia juga tercatat aktif dalam jejaring organisasi profesi internasional seperti The Agricultural Marketing Society of Japan sejak dekade lalu. Rekam jejak intelektual dan pengalaman manajemen yang matang tersebut kini menjadi modal utamanya dalam mengemban amanah baru sebagai pendamping Menteri Pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional. (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *