Lumpuh Akibat Asap Karhutla: Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan dari dan ke Pangkalan Bun

16 Oktober 2026 – Pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menerjang wilayah Kalimantan Tengah kembali melumpuhkan aktivitas transportasi darat maupun udara. Gangguan cuaca ekstrem ini berdampak langsung pada konektivitas wilayah serta memicu pembatalan jadwal penerbangan secara masif di daerah setempat. Situasi darurat ini memaksa pihak otoritas bandara dan maskapai untuk memprioritaskan aspek keselamatan penumpang di atas segalanya.

Musibah kabut asap yang menyelimuti kawasan Bandara Iskandar Pangkalan Bun di Kabupaten Kotawaringin Barat membuat jarak pandang berada di bawah batas aman penerbangan. Kondisi geografis yang diselimuti asap pekat tersebut membuat dua maskapai nasional, yakni NAM Air dan Batik Air, terpaksa mengambil tindakan tegas dengan membatalkan seluruh agenda penerbangan dari dan menuju Pangkalan Bun hingga beberapa hari ke depan.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II Iskandar Pangkalan Bun, Asri Alie, membenarkan bahwa penghentian sementara operasional maskapai ini dipicu oleh terbatasnya jarak pandang di area landasan pacu. Pihaknya mengimbau seluruh calon penumpang untuk secara aktif memantau pembaruan status penerbangan melalui kanal resmi masing-masing maskapai guna menghindari penumpukan di area terminal bandara.

Dampak dari karhutla di Kalimantan Tengah ini terbukti tak hanya mengancam kesehatan masyarakat serta kelestarian ekosistem lingkungan, tetapi juga melumpuhkan urat nadi perekonomian dan aksesibilitas wilayah. Kelanjutan operasional penerbangan di Bandara Iskandar hingga kini masih sangat bergantung pada kondisi jarak pandang serta keberhasilan tim gabungan dalam memadamkan titik-titik api di lapangan. (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *