15 Oktober 2026 – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang menerjang kawasan Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah kini memasuki babak baru dengan penerapan strategi yang lebih efektif. Pemerintah pusat bersama unsur TNI dan Polri mengambil langkah cepat untuk menerobos kendala geografis yang selama ini memperlambat proses pemadaman di lapangan. Terobosan ini diharapkan dapat mempercepat pergerakan tim penanggulangan bencana dalam mengendalikan sebaran api.
Kondisi medan yang sulit serta ketergantungan pada jalur transportasi sungai yang terpengaruh pasang surut air menjadi tantangan utama yang dihadapi para petugas di lapangan. Guna mengatasi hambatan tersebut, keputusan strategis diambil untuk segera merintis jalur darat sepanjang 1,5 kilometer menuju titik kepala api. Langkah pembukaan akses ini dilakukan secara bergotong royong dengan melibatkan personel TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, serta warga lokal.
Selain membuka akses jalan darat, upaya pemadaman juga diperkuat dengan rencana pembuatan 30 hingga 40 titik sumur bor di sepanjang jalur menuju lokasi kebakaran. Air yang disedot dari sumur bor tersebut nantinya dialirkan dan ditampung ke dalam tandon-tandon penampungan sementara. Kehadiran fasilitas pasokan air ini sangat vital untuk menyuplai kebutuhan pengeboman air darat serta mendukung kerja tim pemadam yang berada di barisan terdepan.
Pemetaan titik api sendiri telah dilakukan secara presisi menggunakan drone pemindai suhu tubuh bumi sebelum peninjauan langsung digelar. Sejumlah wilayah rawan seperti kawasan Pesalat, Teluk Pulai, Sungai Baung, Tanjung Rengas, hingga Sungai Perlu kini menjadi fokus utama pemantauan intensif demi mencegah kobaran api merembet masuk ke zona inti taman nasional.
Penanganan bencana karhutla di kawasan konservasi ini menerapkan pola operasi terpadu yang menggabungkan kekuatan darat dan udara. Selain pengerjaan sarana fisik di jalur darat, pemerintah juga mengerahkan helikopter pemadam water bombing serta mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca guna memastikan titik-titik api dapat dipadamkan secara menyeluruh. (redaksi)

