Warga Solo Digegerkan Penemuan Jasad Bayi dalam Plastik di Selokan, Polisi Selidiki Pelaku

5 Juli 2026 – Suasana di kawasan Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Solo mendadak berubah mencekam setelah warga menemukan jasad seorang bayi yang terbungkus plastik hitam di dalam selokan. Penemuan tersebut mengundang perhatian masyarakat sekitar dan langsung memicu penyelidikan aparat kepolisian untuk mengungkap identitas bayi serta mencari pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Jasad bayi itu ditemukan di selokan yang berada di Jalan Pisang 2, tepatnya di depan rumah seorang warga. Peristiwa bermula ketika pemilik rumah mencium aroma tidak sedap yang berasal dari sekitar halaman depan rumahnya. Karena merasa curiga, ia kemudian berupaya mencari sumber bau tersebut hingga akhirnya menemukan sebuah bungkusan plastik berwarna hitam yang tersangkut di dalam saluran air.

Saat bungkusan itu dikeluarkan dari selokan, warga terkejut setelah melihat kepala seorang bayi yang sudah dalam keadaan meninggal dunia. Penemuan itu segera dilaporkan kepada ketua lingkungan setempat sebelum diteruskan kepada pihak kepolisian. Tidak lama kemudian, petugas tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengamankan area agar proses penyelidikan dapat berjalan dengan baik.

Setelah proses identifikasi awal di lokasi selesai dilakukan, jasad bayi kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut bertujuan membantu mengungkap identitas korban sekaligus memperoleh informasi yang dapat mendukung proses penyelidikan mengenai penyebab kematian maupun waktu terjadinya peristiwa.

Hingga kini, penyidik masih berupaya mengungkap siapa orang tua bayi tersebut dan mencari pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini. Polisi juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait penemuan jasad bayi tersebut untuk segera menyampaikannya kepada aparat. Keterangan dari warga diharapkan dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus sekaligus membawa pihak yang bertanggung jawab ke proses hukum.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap persoalan yang dihadapi ibu dan anak, serta perlunya peran aktif masyarakat dalam melaporkan setiap informasi yang berpotensi membantu penegakan hukum. Aparat memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga seluruh fakta di balik peristiwa tersebut berhasil diungkap. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *