8 Juli 2026 – Transformasi digital tidak hanya berlangsung di lingkungan pendidikan formal atau dunia industri, tetapi kini juga mulai menyentuh ruang ruang pembinaan masyarakat berbasis keagamaan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggandeng komunitas remaja masjid untuk memperluas akses literasi teknologi melalui program pelatihan digital yang dirancang secara gratis. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga memiliki keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan dengan Gerakan Pejuang Shubuh Tangerang Selatan, akan dibentuk GPS Digital Academy & Innovation Center sebagai pusat pelatihan teknologi bagi remaja masjid. Program tersebut dirancang sebagai wadah pengembangan kompetensi digital yang dapat diakses oleh kalangan muda secara lebih luas. Pemerintah menilai masjid memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas masyarakat sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas pemerataan literasi digital hingga ke tingkat komunitas.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar program pelatihan biasa, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang siap menghadapi era transformasi digital. Penguasaan teknologi seperti pemrograman komputer, kecerdasan buatan, serta produksi konten digital dipandang sebagai kompetensi penting yang akan semakin dibutuhkan di berbagai sektor. Dengan melibatkan komunitas keagamaan, pemerintah berharap pembangunan ekosistem digital dapat berlangsung lebih inklusif dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program, Diskominfo akan menyediakan infrastruktur pendukung berupa akses internet berkecepatan tinggi serta integrasi dengan berbagai ruang publik milik pemerintah daerah, termasuk fasilitas coworking space yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi belajar dan berkolaborasi. Selain memastikan kesiapan sarana dan prasarana, pemerintah juga mendorong agar kurikulum pelatihan memiliki indikator keberhasilan yang jelas sehingga materi yang diberikan benar benar sesuai dengan kebutuhan industri digital saat ini.
Materi pembelajaran dalam GPS Digital Academy & Innovation Center akan mencakup berbagai bidang yang sedang berkembang pesat. Peserta akan memperoleh pelatihan pembuatan konten digital, dasar dasar pemrograman atau coding, pengenalan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence, hingga pemanfaatan ruang kerja bersama sebagai tempat mengembangkan ide dan inovasi. Dengan pendekatan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan karya nyata yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
Pemerintah berharap lulusan program ini mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing masing. Peserta yang mendalami pembuatan konten digital diharapkan dapat menghadirkan informasi dan narasi positif di ruang digital, sementara mereka yang mempelajari coding maupun kecerdasan buatan diharapkan mampu menciptakan solusi atas berbagai persoalan lokal melalui pemanfaatan teknologi. Pendekatan tersebut dinilai penting agar keterampilan digital tidak berhenti pada aspek teknis semata, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Dalam jangka panjang, program ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan layanan digital milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Para lulusan terbaik nantinya berpeluang terlibat dalam pengembangan ide maupun inovasi yang dapat diintegrasikan dengan berbagai aplikasi pelayanan publik. Dengan cara tersebut, pemerintah berharap kesenjangan digital di masyarakat dapat semakin diperkecil sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam mewujudkan kota yang lebih cerdas, inovatif, dan berbasis teknologi.
Di sisi lain, Gerakan Pejuang Shubuh Tangerang Selatan memandang masjid memiliki fungsi yang jauh lebih luas daripada sekadar tempat ibadah. Masjid dinilai dapat menjadi pusat pembinaan sumber daya manusia, pengembangan kreativitas, serta lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui GPS Digital Academy & Innovation Center, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki keseimbangan antara nilai keagamaan, kemampuan teknologi, dan semangat berkarya sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah maupun bangsa. (Redaksi)

