21 Juni 2026 – Persaingan fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas dengan sejumlah pertandingan yang menghadirkan drama, kejutan, dan penampilan impresif dari tim-tim unggulan. Jerman memastikan langkah ke babak 32 besar lewat kemenangan dramatis atas Pantai Gading, Belanda tampil luar biasa dengan menghancurkan Swedia, sementara Paraguay menjaga peluang lolos setelah menundukkan Turki dalam pertandingan yang berlangsung penuh tensi tinggi.
Jerman Bangkit di Menit Akhir, Pantai Gading Dipaksa Menyerah
Jerman harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan saat menghadapi Pantai Gading pada laga Grup E. Bermain dominan sejak awal pertandingan, Die Nationalelf justru sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menang 2-1 berkat penampilan gemilang Denis Undav.
Sejak peluit awal dibunyikan, Jerman langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola. Sejumlah peluang berhasil diciptakan melalui Kai Havertz, Jamal Musiala, dan Felix Nmecha. Bahkan, tim Eropa tersebut sempat dua kali menjebol gawang lawan, namun gol yang tercipta harus dianulir karena pelanggaran dan gangguan yang terjadi sebelum bola masuk ke gawang.
Ketika Jerman terus menekan, Pantai Gading justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-30. Berawal dari serangan cepat di sisi kiri, bola yang sempat diblok pertahanan Jerman jatuh ke kaki Franck Kessie yang tanpa kesulitan mengirimnya ke dalam gawang. Gol tersebut membuat Pantai Gading unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan dan terus membombardir lini pertahanan lawan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68 ketika Denis Undav berhasil memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan untuk menyamakan kedudukan. Gol tersebut menghidupkan kembali semangat para pemain Jerman yang terus mencari gol kemenangan.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Denis Undav kembali menjadi pahlawan. Pada masa tambahan waktu, ia berhasil lolos dari jebakan offside dan menuntaskan peluang satu lawan satu dengan kiper lawan secara sempurna. Gol pada menit ke-94 tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Jerman sekaligus mengantarkan mereka ke babak 32 besar setelah mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan.
Belanda Tampil Beringas, Swedia Dibantai Lima Gol
Di Grup F, Belanda menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu tim kuat turnamen dengan kemenangan telak 5-1 atas Swedia. Tim berjuluk Singa Oranye tampil agresif sejak menit awal dan tidak memberikan banyak kesempatan bagi lawannya untuk mengembangkan permainan.
Brian Brobbey menjadi bintang pada babak pertama setelah mencetak dua gol cepat yang membuat Belanda unggul nyaman. Gol pertama lahir melalui kerja sama apik dengan Cody Gakpo, sementara gol kedua tercipta setelah Brobbey memanfaatkan umpan dari sisi kanan yang gagal diantisipasi pertahanan Swedia.
Meski sempat berusaha bangkit dan menciptakan beberapa peluang berbahaya, Swedia gagal memanfaatkan kesempatan yang mereka miliki. Bahkan satu gol yang sempat dicetak menjelang turun minum harus dianulir karena posisi offside. Keunggulan 2-0 Belanda bertahan hingga jeda pertandingan.
Selepas turun minum, dominasi Belanda semakin terlihat. Cody Gakpo mencetak dua gol dalam rentang waktu singkat untuk membawa timnya unggul 4-0. Kecepatan dan kreativitas lini serang Belanda membuat pertahanan Swedia kewalahan sepanjang pertandingan.
Swedia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Anthony Elanga yang memanfaatkan umpan terobosan matang dari rekannya. Namun gol tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan. Menjelang akhir laga, Crysencio Summerville menambah penderitaan Swedia dengan mencetak gol kelima yang sekaligus menutup kemenangan besar Belanda dengan skor 5-1.
Hasil ini membawa Belanda ke puncak klasemen sementara Grup F dan memperbesar peluang mereka untuk melangkah ke fase gugur. Penampilan tajam lini serang menjadi modal berharga bagi tim asuhan mereka dalam menghadapi pertandingan berikutnya.
Paraguay Bertahan Heroik, Turki Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain
Sementara itu di Grup D, Paraguay meraih kemenangan penting atas Turki dengan skor tipis 1-0. Meski harus bermain dengan sepuluh pemain sejak akhir babak pertama, Paraguay mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir dan menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Gol penentu kemenangan Paraguay tercipta sangat cepat. Baru dua menit pertandingan berjalan, Galarza berhasil memanfaatkan bola pantulan di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan kiper Turki. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta sepanjang pertandingan.
Setelah tertinggal, Turki berusaha mengambil alih kendali permainan dan mendominasi penguasaan bola. Namun rapatnya pertahanan Paraguay membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih. Sejumlah kesempatan yang dimiliki gagal dikonversi menjadi gol karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal.
Situasi menjadi semakin menarik menjelang berakhirnya babak pertama ketika Paraguay kehilangan satu pemain akibat kartu merah. Sang gelandang mendapat hukuman setelah insiden yang ditinjau melalui VAR dan dinilai melanggar aturan baru yang diterapkan FIFA terkait komunikasi yang berpotensi mengandung unsur diskriminatif.
Unggul jumlah pemain membuat Turki semakin gencar menyerang pada babak kedua. Gelombang serangan terus dilancarkan dari berbagai sisi lapangan. Bahkan mereka mencatatkan puluhan percobaan sepanjang pertandingan. Namun penampilan disiplin lini belakang Paraguay serta performa gemilang penjaga gawang membuat seluruh peluang tersebut gagal berbuah gol.
Beberapa kesempatan emas yang diperoleh Turki pada menit-menit akhir juga tidak mampu dimaksimalkan. Bola yang mengarah ke gawang berhasil ditepis kiper, sementara sejumlah tembakan lain melenceng tipis dari sasaran. Hingga peluit panjang dibunyikan, Paraguay tetap mempertahankan keunggulan 1-0 dan mengamankan tiga poin berharga.
Kemenangan tersebut menjaga peluang Paraguay untuk melangkah ke babak 32 besar, sementara Turki berada dalam posisi sulit dan harus mengakhiri perjuangan mereka lebih cepat. Di sisi lain, Jerman dan Belanda semakin menunjukkan kapasitas mereka sebagai kandidat kuat setelah meraih hasil positif yang memperkokoh posisi di klasemen masing-masing grup. (Redaksi)

