6 Mei 2026 – Borneo FC terus menunjukkan konsistensi dalam perburuan gelar Super League Indonesia musim 2025/2026. Menghadapi Persita Tangerang di Stadion Segiri, Pesut Etam berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan 2-0 yang menjaga tekanan mereka terhadap pemuncak klasemen, Persib Bandung.

Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Permainan agresif yang diperagakan tuan rumah membuat Persita lebih banyak bertahan di area sendiri. Peluang pertama hadir melalui Kaio Nunes, namun upayanya masih mampu diamankan oleh kiper Persita, Igor Rodrigues.

Dominasi Borneo akhirnya berbuah hasil menjelang akhir babak pertama. Kesalahan lini belakang Persita dalam menguasai bola dimanfaatkan dengan baik oleh Mariano Peralta. Setelah melakukan kombinasi umpan dengan Koldo Obieta, Peralta menusuk ke tengah dan melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di pojok kanan gawang. Gol tersebut membawa Borneo unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persita mencoba keluar dari tekanan dan meningkatkan intensitas serangan. Hokky Caraka sempat mendapatkan peluang, tetapi tembakannya masih melambung di atas mistar.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Persita justru mendapat pukulan telak setelah Rayco Rodríguez diganjar kartu merah pada menit ke-58. Bermain dengan 10 orang membuat tim tamu semakin kesulitan mengimbangi tempo permainan Borneo.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh tuan rumah. Borneo terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Sundulan Obieta sempat membentur tiang gawang, sementara peluang lainnya terbuang ketika ia gagal memaksimalkan situasi satu lawan satu dengan kiper.

Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-89. Obieta yang lolos dari jebakan offside dengan cerdik mengirimkan umpan matang kepada Muhammad Sihran. Tanpa kesulitan berarti, Sihran menuntaskan peluang tersebut untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Kemenangan ini memastikan Borneo FC tetap berada dalam jalur perebutan gelar, dengan koleksi poin yang sama dengan Persib Bandung. Namun, mereka masih berada di bawah karena kalah dalam catatan head to head.

Di sisi lain, Persita Tangerang harus puas tertahan di papan tengah klasemen dengan raihan 44 poin. Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, persaingan di papan atas semakin memanas, dan setiap poin menjadi sangat krusial bagi tim-tim yang mengincar posisi terbaik di akhir musim. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *