Jakarta, 28 Desember 2025 – Stasiun Jatake dilengkapi dengan peron sepanjang 250 meter dengan lebar masing-masing 6 meter di kedua sisi yang dirancang untuk mengakomodasi aktivitas naik turun penumpang Commuter Line yang padat di lintas Rangkasbitung. Panjang peron tersebut disesuaikan dengan kebutuhan operasional kereta commuter dan diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang setiap hari ketika stasiun mulai beroperasi pada Januari 2026.
PT Kereta Api Indonesia memastikan bahwa dimensi peron dirancang dengan mempertimbangkan standar keselamatan dan kenyamanan penumpang dalam aktivitas naik turun kereta api. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa peron yang luas memungkinkan pergerakan penumpang yang lebih lancar dan aman terutama pada jam sibuk ketika volume penumpang mencapai puncaknya. Fasilitas peron juga dilengkapi dengan sistem keamanan dan petunjuk yang jelas untuk memandu penumpang.
Stasiun yang berlokasi di kilometer 37+045 lintas Tanah Abang–Rangkasbitung ini dibangun di Kelurahan Jatake dan Kelurahan Kadusirung, Kecamatan Pagedangan dengan lahan seluas 2.435 meter persegi. Selain peron, stasiun juga dilengkapi gedung tiga lantai seluas 3.000 meter persegi yang menyediakan area aktivitas penumpang, zona komersial, ruang perkantoran, serta fasilitas parkir kendaraan. Pembangunan stasiun merupakan respons terhadap pertumbuhan pengguna yang mencapai 70,4 juta hingga November 2025.
Saat ini progres pembangunan telah mencapai 98,56 persen dan KAI bersama DJKA Kemenhub tengah melakukan pengujian menyeluruh terhadap seluruh prasarana termasuk peron untuk memastikan kesiapan operasional. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan bahwa kehadiran stasiun dengan fasilitas peron yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan penumpang. “Stasiun Jatake dihadirkan untuk mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat di kawasan yang berkembang pesat. Kehadirannya diharapkan memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung mobilitas harian yang lebih tertata dan efisien,” kata Bobby.
(Redaksi)

