Jakarta, 28 Desember 2025 – Optimalisasi penambahan sumber daya manusia di berbagai posisi menjadi strategi KAI Services dalam mempersiapkan angkutan Nataru 2025/2026 dengan maksimal. Sebanyak 1.267 tenaga kerja telah direkrut untuk mengisi posisi-posisi strategis yang mendukung kelancaran operasional. Optimalisasi ini dilakukan dengan memastikan setiap posisi mendapatkan jumlah personil yang tepat sesuai kebutuhan. Perusahaan menerapkan pendekatan berbasis data dalam menentukan alokasi personil untuk setiap posisi kerja.
Berbagai posisi yang dioptimalkan mencakup Prama Prami kereta yang melayani penumpang di dalam gerbong, Praja Praji Loko Café yang bertugas di restoran kereta api. Posisi lain meliputi petugas kebersihan yang menjaga sanitasi fasilitas, petugas parkir yang mengatur area parkir stasiun, tenaga logistik yang mengelola distribusi perlengkapan, dan pekerja produksi yang mendukung operasional. Setiap posisi telah mendapatkan alokasi personil yang diperhitungkan secara cermat untuk memastikan efektivitas operasional maksimal.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menjelaskan bahwa optimalisasi penambahan SDM merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi periode sibuk. Angkutan Nataru berlangsung dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan PT KAI Persero mengoperasikan 54 kereta api tambahan. “Kami banyak menyerap tenaga kerja baru untuk bekerja di KAI Services. Sebagai Central of Services PT KAI Persero kami ingin memberikan pelayanan terbaik untuk para penumpang,” kata Nyoman dalam pernyataan resmi pada Senin.
Dengan optimalisasi di berbagai posisi, KAI Services yakin dapat memberikan layanan yang efisien dan berkualitas kepada penumpang. Perusahaan berharap tidak ada posisi yang kekurangan atau kelebihan personil yang dapat mengganggu efektivitas operasional. Optimalisasi yang tepat ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan yang mendukung tercapainya target pelayanan prima selama periode Nataru berlangsung.
(Redaksi)

