Jakarta, 27 Desember 2025 – Pergerakan ekonomi daerah terdukung dengan signifikan oleh kereta api pasca Natal hingga Tahun Baru 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa mobilitas tinggi dengan 234.600 pelanggan pada 26 Desember 2025 memberikan dampak ekonomi yang luas di berbagai daerah. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kereta api tidak hanya memfasilitasi perpindahan orang tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal di sepanjang koridor jalur kereta api. Dengan menghubungkan pusat-pusat ekonomi dan wisata, kereta api membantu distribusi pendapatan dan peluang ekonomi ke berbagai daerah yang dilalui, menciptakan multiplier effect yang menguntungkan bagi pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.
Dukungan terhadap pergerakan ekonomi daerah terlihat dari peningkatan aktivitas usaha di stasiun-stasiun dan kota-kota tujuan. Anne menjelaskan bahwa pedagang, penyedia jasa transportasi lokal, penginapan, restoran, dan berbagai usaha mikro kecil menengah mengalami peningkatan omzet selama periode liburan. Dengan sepuluh stasiun teratas melayani lebih dari 1,2 juta pelanggan, dampak ekonomi yang tercipta di daerah-daerah tersebut sangat signifikan. “Pergerakan setelah Natal menunjukkan masyarakat masih melanjutkan perjalanan liburan maupun aktivitas lainnya. Kereta api berperan menjaga kelancaran mobilitas serta mendukung pergerakan wisata dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujarnya.
Pergerakan ekonomi daerah yang terdukung kereta api juga mencakup sektor pariwisata yang menjadi sumber pendapatan penting bagi banyak daerah. Dengan memfasilitasi kunjungan wisatawan, kereta api membantu daerah-daerah wisata untuk mengoptimalkan potensi mereka. KAI Group dengan melayani 13.260.775 pelanggan selama periode 18-26 Desember 2025 telah berkontribusi terhadap triliunan rupiah transaksi ekonomi di berbagai daerah. Pergerakan ekonomi daerah yang terdukung kereta api hingga Tahun Baru 2026 menunjukkan peran strategis transportasi dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan merata.
(Redaksi)

