Jakarta, 27 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memproyeksikan pergerakan kereta api pada 31 Desember 2025 akan mencapai 120.102 pelanggan sebelum malam Tahun Baru. Proyeksi ini berdasarkan data penjualan tiket sementara hingga 27 Desember 2025 pukul 08.00 WIB yang menunjukkan pola pergerakan menjelang pergantian tahun. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa angka proyeksi pada 31 Desember lebih rendah dibanding hari-hari sebelumnya karena sebagian besar masyarakat sudah berada di tempat tujuan dan bersiap merayakan malam Tahun Baru. Proyeksi ini bersifat dinamis dan berpotensi meningkat seiring penjualan tiket yang masih berlangsung.
Proyeksi 120.102 pelanggan pada 31 Desember menunjukkan karakteristik perjalanan yang berbeda dari periode sebelumnya. Anne menyampaikan bahwa perjalanan pada tanggal ini cenderung dilakukan oleh masyarakat yang memiliki jadwal khusus atau keperluan mendesak. Meski angkanya lebih rendah, mobilitas masyarakat tetap terjaga dengan baik. “Pergerakan setelah Natal menunjukkan masyarakat masih melanjutkan perjalanan liburan maupun aktivitas lainnya. Kereta api berperan menjaga kelancaran mobilitas serta mendukung pergerakan wisata dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujar Anne tentang pergerakan menjelang malam Tahun Baru.
Data proyeksi juga menunjukkan pergerakan hari-hari sekitar 31 Desember dengan 30 Desember diperkirakan melayani 141.704 pelanggan dan 1 Januari 2026 diproyeksikan 115.349 pelanggan. Proyeksi pergerakan pada 31 Desember menunjukkan KAI Group siap melayani mobilitas masyarakat hingga malam pergantian tahun. Dengan sistem operasional yang andal dan armada yang memadai, KAI memastikan setiap pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman menjelang Tahun Baru. Proyeksi ini membantu KAI dalam mengoptimalkan alokasi sumber daya dan kapasitas layanan.
(Redaksi)

