Jakarta, 21 Desember 2025 – KAI Group menghadirkan perayaan meriah melalui kombinasi promo cashback dan diskon yang beragam selama periode Nataru. Strategi dual-benefit ini memberikan pilihan kepada pelanggan untuk menikmati pengurangan harga langsung atau mendapatkan pengembalian dana setelah transaksi. Keberagaman bentuk promosi ini mencerminkan pemahaman KAI Group terhadap preferensi berbeda dari berbagai segmen pelanggan, memberikan fleksibilitas dalam cara mereka ingin menikmati benefit yang ditawarkan.
Diskon langsung 30 persen untuk kereta api ekonomi komersial dengan kapasitas 1.509.080 tempat duduk menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mengetahui penghematan secara pasti sejak awal. Sementara itu, kereta cepat Whoosh menawarkan cashback hingga Rp100.000 melalui Traveloka, Rp50.000 melalui Livin’ Sukha dan BRImo, serta berbagai promo lainnya melalui tiket.com dan QRIS Bank Mandiri Taspen. Hingga 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, program diskon kereta ekonomi telah menarik 808.543 pembeli atau 54 persen dari kapasitas.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa kombinasi promo ini dirancang untuk memaksimalkan kepuasan pelanggan. “Melalui rangkaian program tarif dan promo di seluruh layanan KAI Group, kami berupaya menghadirkan transportasi publik yang mudah diakses, terintegrasi, dan mendukung mobilitas masyarakat selama Nataru,” katanya. Variasi bentuk promosi juga membantu mendistribusikan beban operasional dan keuangan perusahaan sambil tetap memberikan nilai yang optimal kepada pelanggan.
Keriahan promosi juga terlihat dari tarif khusus Rp50.000 Commuter Line Bandara, tarif maksimal Rp10.000 LRT Jabodebek, dan promo tiket KAI Wisata mulai Rp300.000. Setiap layanan menawarkan bentuk benefit yang paling sesuai dengan karakteristik segmennya. Kombinasi berbagai jenis promosi ini menciptakan atmosfer perayaan yang meriah, mendorong masyarakat untuk lebih aktif merencanakan perjalanan dan memanfaatkan berbagai penawaran. Program Nataru dengan demikian menjadi lebih dari sekadar promosi komersial, tetapi menjadi bagian dari perayaan akhir tahun yang inklusif.
(Redaksi)

