Jakarta, 10 Desember 2025 – KAI Services memperkuat operasional Kereta Petani dan Pedagang yang melayani rute Rangkasbitung–Merak melalui penyediaan berbagai fasilitas pendukung. Dukungan tersebut mencakup area parkir yang memadai, layanan kebersihan terpadu, serta sistem pengamanan komprehensif di sepanjang perjalanan dan area stasiun.
Untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang mayoritas adalah petani dan pedagang, KAI Services mengalokasikan fasilitas parkir di Stasiun Rangkasbitung dengan kapasitas mencapai 750 unit sepeda motor dan 44 unit mobil. Perusahaan juga tengah mengembangkan infrastruktur melalui pembangunan parkir tiga tingkat seluas 500 meter persegi yang bertujuan meningkatkan kapasitas tampung dan mengatur lalu lintas kendaraan secara lebih efisien di lingkungan stasiun.
Dalam menjaga kebersihan, KAI Services menugaskan 78 personel terlatih yang dibagi menjadi beberapa tim khusus. Sebanyak 11 petugas On Trip Cleaning bertugas membersihkan gerbong kereta selama perjalanan, 59 petugas menangani kebersihan di seluruh area stasiun, dan 8 petugas khusus bertanggung jawab atas pencucian rangkaian kereta menggunakan peralatan yang memenuhi standar. Seluruh tenaga kerja ini telah dibekali pelatihan untuk memastikan tingkat kebersihan dan kenyamanan optimal bagi penumpang.
Dari sisi keamanan, sebanyak 88 petugas ditempatkan di stasiun-stasiun yang tersebar di jalur Rangkasbitung–Merak. Selain itu, terdapat 16 personel keamanan yang mengawal perjalanan Kereta Lokal Merak, termasuk layanan yang terintegrasi dengan Kereta Petani dan Pedagang, guna memastikan perjalanan berlangsung aman dan kondusif. Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan, “KAI Services berkomitmen mendukung penuh operasional Kereta Petani dan Pedagang melalui layanan parkir, kebersihan, dan keamanan. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, bersih, dan nyaman.” Melalui dukungan penuh ini, operasional kereta diharapkan dapat berjalan maksimal dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
(Redaksi)

