Jakarta, 29 November 2025 – Strategi komunikasi publik berbasis digital menjadi fokus pembahasan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam Festival Media Digital Pemerintah (FMDP) 2025. Anne Purba selaku Vice President Corporate Communications KAI berbagi pengalaman bersama narasumber lainnya di hadapan peserta forum yang berlangsung di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki. Forum yang dibuka Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo ini menghadirkan diskusi mendalam tentang peran ruang digital dalam memperkuat transparansi dan partisipasi publik.
Dalam sesi dialog, Anne bergabung dengan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari serta Co-founder Think Policy Indonesia Florida Andriana untuk membahas strategi komunikasi yang responsif dan berbasis data. KPK melalui Biro Hubungan Masyarakat menyelenggarakan FMDP 2025 dengan tema “Partisipasi Publik di Ruang Digital: Sinergi untuk Transparansi” sebagai upaya mendorong komunikasi publik yang lebih informatif dan adaptif.
Anne memaparkan bahwa KAI telah mengembangkan ekosistem digital yang memungkinkan masyarakat mengakses informasi publik secara mudah. Platform seperti e-Procurement, e-PPID, Website Sustainability, dan Whistleblowing System dirancang untuk memenuhi hak akses masyarakat atas informasi. “Setiap masukan yang diterima menjadi sumber pembelajaran bagi KAI dalam melakukan penyempurnaan layanan,” kata Anne menjelaskan pendekatan perusahaan dalam mengelola informasi publik.
Kehadiran KAI dalam FMDP 2025 menunjukkan bahwa ruang digital dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membangun kepercayaan publik. Dengan Contact Center 121 yang telah menangani lebih dari 12,3 juta interaksi dalam lima tahun terakhir, KAI membuktikan komitmen dalam menyediakan kanal komunikasi yang terbuka dan responsif bagi masyarakat. Forum ini menjadi momentum penting bagi KAI untuk berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan informasi publik di era digital.
(Redaksi)

