Jember, 29 November 2025 – Petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan barang bawaan penumpang. Sepanjang 2025, layanan Lost and Found berhasil menyelamatkan barang senilai Rp 388.776.000,-.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyebutkan dari 175 item barang temuan, 117 berhasil dikembalikan ke pemilik atau sekitar 67%.

“Sistem Lost and Found KAI dirancang agar setiap barang yang ditemukan, sekecil apapun, dapat terdata dengan baik dan kembali ke tangan pemiliknya. Nilai temuan tahun ini yang hampir menyentuh angka Rp 400 juta menunjukkan bahwa barang yang tertinggal didominasi oleh benda bernilai tinggi,” ujar Cahyo.

Petugas KAI bertugas melaporkan barang temuan ke unit Lost and Found, mencatat data di sistem terintegrasi, dan menghubungi pemilik melalui Contact Center KAI121.

Barang temuan disimpan di stasiun Jember dan stasiun Ketapang sesuai kategori: barang berharga hingga 3 bulan, barang biasa hingga 30 hari, dan makanan/minuman sesuai durasi penyimpanan yang aman.

Mekanisme pengembalian barang mengharuskan pemilik menunjukkan identitas, bukti perjalanan, dan ciri khusus barang agar pengembalian berlangsung aman dan tepat sasaran.

Peran petugas KAI sangat vital dalam menjaga integritas layanan, memastikan barang kembali ke pemilik sah, dan memberikan pelayanan prima bagi penumpang.

“Kami mengingatkan kembali bahwa barang bawaan adalah tanggung jawab penumpang masing-masing. KAI tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan maupun kerusakan barang bawaan penumpang. Namun demikian, sebagai bentuk pelayanan prima, petugas KAI akan selalu berupaya maksimal membantu mengamankan barang yang tertinggal di area stasiun maupun di atas kereta,” tegas Cahyo (Redaksi).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *