Madiun, 28 November 2025 – KAI Daop 7 Madiun semakin aktif mengajak penumpang untuk membawa tumbler saat bepergian, sejalan dengan upaya perusahaan menekan penggunaan plastik sekali pakai. Langkah ini mendapat perhatian lebih setelah viralnya insiden tumbler tertinggal yang ramai diperbincangkan publik.

Dengan membawa tumbler sendiri, penumpang dapat mengurangi konsumsi minuman kemasan sekaligus mendukung gerakan ramah lingkungan. KAI menilai kebiasaan ini dapat diadopsi secara berkelanjutan, terutama dengan adanya fasilitas pengisian air minum di berbagai stasiun.

Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, kembali mengingatkan pentingnya menjaga barang bawaan. Ia menegaskan, “KAI senantiasa mengingatkan untuk memeriksa kembali barang bawaannya saat akan meninggalkan stasiun atau setelah turun dari kereta api. Namun, apabila terjadi kejadian ketinggalan barang bawaan, masyarakat dapat menghubungi petugas stasiun atau mengakses layanan Lost & Found KAI secara langsung atau menghubungi Contact Center KAI 121 untuk proses tindak lanjut.”

KAI juga menyediakan water station di beberapa stasiun seperti Madiun, Kediri, Blitar, dan Jombang. Fasilitas ini memungkinkan penumpang mengisi ulang tumbler tanpa harus membeli minuman berkemasan plastik.

Selain itu, KAI terus mengimbau agar penumpang membawa barang secukupnya agar lebih mudah dijaga. Tumbler yang mudah tertinggal dapat menjadi perhatian khusus sehingga penumpang diminta mengeceknya sebelum turun dari kereta.

Layanan Lost & Found pun siap membantu jika tumbler atau barang lainnya tertinggal. Petugas akan mendata, menandai, dan menyimpan barang hingga pemiliknya datang melakukan klaim.

Dengan dukungan fasilitas dan edukasi berkelanjutan, KAI berharap semakin banyak penumpang yang memilih membawa tumbler dalam setiap perjalanan, sehingga kebiasaan ini memberikan dampak positif bagi lingkungan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *