Semarang, 20 November 2025 – Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), KAI Daop 4 Semarang mengungkapkan bahwa hingga November 2025 terdapat 440 barang tertinggal yang ditemukan di area kereta dan stasiun. Jumlah ini menjadi sorotan karena menunjukkan tingginya tingkat kelalaian penumpang menjelang periode liburan.
Pihak Daop 4 menjelaskan bahwa jumlah tersebut terdiri dari berbagai jenis barang, mulai dari pakaian, botol minum, hingga barang berharga seperti laptop dan ponsel. Sebagian besar barang ditemukan di rak bagasi atas, di bawah kursi, serta ruang tunggu stasiun.
Dari 440 barang tersebut, lebih dari setengahnya telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya. Proses pengembalian dapat berlangsung cepat berkat sistem Lost and Found yang semakin terintegrasi antarstasiun di wilayah Daop 4.
Manajer Humas Daop 4 menyampaikan bahwa peningkatan jumlah barang tertinggal biasanya terjadi pada akhir tahun karena penumpang membawa lebih banyak barang bawaan dan cenderung terburu-buru saat turun. Kondisi ini menyebabkan kelalaian yang mengakibatkan benda tertinggal.
Untuk mengantisipasi lonjakan laporan menjelang Nataru, Daop 4 menambah petugas di stasiun besar dan memperkuat layanan informasi bagi penumpang. Pengumuman pengingat juga diperdengarkan lebih sering di dalam kereta dan ruang tunggu.
Daop 4 mengimbau penumpang untuk mencatat barang-barang penting yang dibawa selama perjalanan. Penumpang juga disarankan tidak menaruh barang berharga di kantong kursi atau meletakkannya terpisah dari barang utama.
Petugas kebersihan, kondektur, dan Polsuska dilibatkan aktif untuk mempercepat pelaporan barang temuan. Setiap barang yang ditemukan akan langsung didokumentasikan dan disimpan sesuai prosedur keamanan.
Dengan meningkatnya kesiapan ini, Daop 4 berharap dapat memberikan pelayanan terbaik di masa angkutan Nataru dan mengurangi angka barang tertinggal yang berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang. (Redaksi)

