Semarang, 20 November 2025 – KAI Daop 4 Semarang mencatat adanya penurunan jumlah barang tak terambil di layanan Lost and Found selama tahun 2025. Penurunan ini dinilai sebagai indikasi positif meningkatnya kesadaran penumpang dalam menjaga serta melaporkan barang yang tertinggal secara cepat.
Pihak Daop 4 menyebutkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, mayoritas barang temuan berhasil dikembalikan kepada pemiliknya dalam waktu kurang dari 48 jam. Keberhasilan ini didukung oleh proses pendataan yang lebih rapi, serta integrasi informasi melalui aplikasi KAI Access yang memudahkan pelaporan barang hilang.
Manajer Humas Daop 4 menjelaskan bahwa peningkatan efektivitas layanan Lost and Found merupakan hasil kolaborasi antara petugas stasiun, kondektur, dan tim pembersihan kereta. Setiap barang yang ditemukan akan langsung difoto, didata, dan dimasukkan ke sistem agar dapat segera dicocokkan dengan laporan penumpang.
Jenis barang yang paling banyak ditemukan meliputi pakaian, buku, botol minum, hingga barang berharga seperti ponsel dan laptop. Meski demikian, barang berharga kini semakin jarang tidak terambil karena penumpang cenderung segera melapor begitu menyadari kehilangan.
Tidak hanya itu, sosialisasi yang dilakukan KAI Daop 4 melalui pengeras suara stasiun dan poster pengingat juga memberikan kontribusi besar dalam peningkatan kewaspadaan penumpang. Kampanye ini menekankan agar penumpang memeriksa kembali area duduk sebelum turun.
Daop 4 juga memastikan seluruh barang temuan disimpan di ruang penyimpanan aman dengan pengawasan CCTV. Barang yang tidak diambil dalam jangka waktu tertentu akan diperlakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Dengan penurunan jumlah barang yang tidak terambil, KAI Daop 4 optimistis bahwa kualitas layanan kepada penumpang semakin meningkat menjelang masa kepadatan akhir tahun. Tren positif ini diharapkan terus berlanjut pada 2026. (Redaksi)

