Semarang, 20 November 2025 – KAI Daop 4 Semarang terus berinovasi dalam mempermudah akses pelaporan barang hilang melalui berbagai kanal seperti kondektur, Polsuska, hingga KAI Contact Center 121. Dengan temuan mencapai ratusan barang dalam 10 bulan terakhir, kemudahan akses dianggap menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penelusuran.

Peningkatan akses pelaporan ini menargetkan penumpang yang sering berpindah stasiun, sehingga mereka tidak perlu kembali ke lokasi awal kehilangan untuk membuat laporan. Sistem terintegrasi memudahkan penelusuran di seluruh jaringan Daop maupun lintas daerah.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menuturkan bahwa langkah ini dilakukan demi optimalisasi layanan.

 “KAI Daop 4 Semarang meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Franoto.

Setiap laporan yang masuk akan segera diverifikasi dan diteruskan ke petugas lapangan untuk penelusuran. Mekanisme ini membuat kemungkinan barang ditemukan dalam waktu singkat semakin besar.

Franoto juga menjelaskan alur tindak lanjut laporan kehilangan. “Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian,” ujarnya.

Selain kemudahan pelaporan, KAI juga mengoptimalkan pengumuman berkala di stasiun perihal barang temuan agar pemilik dapat segera mengetahuinya. Informasi tersebut disampaikan melalui pengeras suara dengan format yang telah distandardisasi.

Barang-barang yang masuk ke layanan Lost and Found diberi label khusus dan dimasukkan ke database nasional agar tidak hilang atau tertukar. Proses ini memberikan jaminan keamanan kepada penumpang.

Menjelang musim liburan Nataru, KAI Daop 4 meminta penumpang meningkatkan kewaspadaan sejak naik hingga turun kereta.

 “Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Franoto. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *