Jakarta, 10 November 2025 – PT Railink mengumumkan pencapaian positif dalam jumlah penumpang yang menggunakan layanan kereta api bandara selama periode Januari hingga Oktober 2025. Peningkatan ini terjadi pada dua layanan utama perusahaan, yakni KA Bandara YIA di Daerah Istimewa Yogyakarta dan KA Srilelawangsa di wilayah Sumatera Utara. Capaian tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi terhadap transportasi massal berbasis rel yang menawarkan ketepatan waktu, integrasi dengan moda lain, dan efisiensi perjalanan.
Layanan KA Bandara YIA menunjukkan pertumbuhan pada kedua kategori perjalanannya. Untuk rute reguler, jumlah penumpang mencapai 1,5 juta orang, mengalami peningkatan 1,7 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat 1,4 juta penumpang. Sementara layanan ekspres memperlihatkan kenaikan lebih mencolok dengan total 845 ribu penumpang, melonjak 10,4 persen dibandingkan periode sama tahun 2024 yang hanya mencapai 765 ribu penumpang. Kedua angka ini membuktikan bahwa masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya mulai beralih ke transportasi kereta untuk akses bandara.
Pertumbuhan paling signifikan justru terjadi di Sumatera Utara melalui layanan KA Srilelawangsa. Rute yang menghubungkan Medan, Kualanamu, dan Binjai mencatat 2,1 juta penumpang, naik 16,5 persen dari 1,8 juta penumpang pada periode yang sama tahun lalu. Bahkan rute khusus Medan-Kualanamu mengalami lonjakan luar biasa dengan mencapai 1,3 juta penumpang, meningkat drastis hingga 126 persen dari 570 ribu penumpang di tahun 2024. Angka fenomenal ini menggambarkan pergeseran preferensi masyarakat yang memilih kereta api sebagai solusi perjalanan bandara yang bebas kemacetan, cepat, dan memberikan kenyamanan maksimal.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyatakan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pelanggan. “Peningkatan jumlah penumpang ini memperlihatkan bahwa layanan kereta bandara semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas yang terintegrasi dan efisien. PT Railink akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat konektivitas dengan moda transportasi lainnya, serta memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan, baik di Yogyakarta maupun Sumatera Utara,” tegasnya. Perusahaan juga mengingatkan calon penumpang untuk memesan tiket lebih awal dan tiba di stasiun minimal dua jam sebelum penerbangan domestik atau tiga jam untuk penerbangan internasional guna memastikan kelancaran perjalanan.
(Redaksi)

