Jakarta, 07 November 2025 – Kota Bandung dan Yogyakarta kembali menjadi destinasi utama yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara menggunakan layanan KAI. Dua kota ini tercatat sebagai rute dengan permintaan tertinggi sepanjang 2025, dibuktikan dengan tingginya tingkat okupansi kereta jarak jauh setiap akhir pekan dan musim liburan. Fenomena ini menegaskan bahwa Bandung dan Yogyakarta memiliki daya tarik yang kuat bagi para turis dunia.
Bandung menawarkan wisata alam, kuliner, dan pusat kreatif yang menjadi magnet bagi wisman. Sementara itu, Yogyakarta konsisten memikat wisatawan dengan kekayaan budaya, sejarah, seni tradisional, hingga kedekatannya dengan destinasi populer seperti Candi Borobudur dan Prambanan. Kombinasi karakter wisata kedua kota ini membuat jalur rel di antaranya menjadi salah satu yang paling sibuk.
KAI menyampaikan bahwa wisatawan dari Eropa dan Asia Timur menjadi kelompok terbesar pengguna layanan kereta menuju Bandung dan Yogyakarta. Mereka menyukai perjalanan nyaman yang memungkinkan menikmati lanskap Jawa Barat dan Jawa Tengah secara langsung. Jalur-jalur yang melewati pegunungan, area persawahan, dan pedesaan menjadi pengalaman visual yang sulit ditemukan di negara lain.
Menurut data internal KAI, permintaan tiket pada rute Bandung–Yogyakarta sering kali mencapai lebih dari 95 persen selama periode puncak kunjungan wisata. Bahkan beberapa kelas kereta seperti eksekutif dan luxury kerap habis terjual jauh hari sebelum keberangkatan. Hal ini menunjukkan kuatnya minat wisman terhadap layanan kereta sebagai moda wisata.
KAI juga terus membenahi fasilitas di stasiun besar seperti Bandung, Kiaracondong, Yogyakarta, dan Lempuyangan. Pembenahan mencakup ruang tunggu modern, signage multibahasa, area komersial, hingga fasilitas ramah wisatawan seperti Tourist Service Center. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengalaman perjalanan sejak wisatawan tiba di stasiun.
Selain itu, KAI memperluas kerja sama dengan pelaku pariwisata lokal untuk menghadirkan paket wisata tematik seperti wisata kuliner Bandung, heritage Yogyakarta, batik tour, dan wisata budaya malam. Paket-paket ini didesain agar wisman dapat menikmati perjalanan menyeluruh tanpa repot mengatur transportasi sendiri.
Dengan semakin kuatnya minat wisatawan internasional terhadap Bandung dan Yogyakarta, KAI melihat peluang untuk memperkuat jalur pariwisata pulau Jawa bagian barat dan tengah. Dua kota ini diyakini akan terus menjadi pilar utama dalam pengembangan pariwisata berbasis rel.
Dominasi Bandung dan Yogyakarta sebagai magnet wisman juga menjadi bukti bahwa kereta api telah menjadi medium penting untuk mempromosikan kekayaan wisata Indonesia kepada dunia. (Redaksi)

