Jakarta, 07 November 2025 – Dua stasiun utama di Jawa Timur, Surabaya Gubeng dan Malang, kini menempati posisi penting sebagai jalur favorit wisatawan mancanegara (wisman) yang ingin menjelajahi bagian timur Pulau Jawa. Pertumbuhan jumlah pelancong asing yang berangkat dari kedua stasiun tersebut menunjukkan meningkatnya ketertarikan turis dunia terhadap kekayaan alam, budaya, dan kuliner Jawa Timur.
Data KAI menunjukkan Surabaya Gubeng mencatat 27.072 wisman selama 2025, sedangkan Malang menorehkan angka 23.562 wisman. Keduanya masuk dalam daftar 10 besar stasiun dengan keberangkatan wisatawan asing tertinggi, membuktikan posisi strategis kedua kota sebagai pusat pergerakan wisata di Jawa Timur.
Surabaya Gubeng menjadi pintu gerbang utama bagi wisatawan yang ingin mengeksplor kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia tersebut. Sementara itu, Malang menawarkan suasana sejuk dan destinasi alam yang begitu digemari turis, mulai dari kawasan Kota Batu hingga pegunungan Bromo–Tengger–Semeru.
Lonjakan wisman ini turut disokong oleh meningkatnya kualitas layanan kereta jarak jauh. Wisatawan asing kini semakin nyaman menikmati perjalanan berkat modernisasi armada dan peningkatan fasilitas di berbagai stasiun besar.
Konektivitas dari kedua stasiun tersebut juga menjadi magnet tersendiri bagi turis. Surabaya Gubeng menghubungkan jalur strategis menuju Jakarta, Yogyakarta, dan Banyuwangi, sementara Malang dikenal sebagai titik start ideal menuju destinasi alam unggulan.
Dampak positif peningkatan jumlah wisman ini terasa hingga sektor UMKM dan pariwisata lokal. Hotel, restoran, dan industri kreatif di Surabaya dan Malang mencatat peningkatan permintaan seiring ramainya wisatawan yang datang melalui jalur kereta api.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan komitmen berkelanjutan KAI dalam memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dan terus menjaga kualitas, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan agar para wisatawan merasa puas dan kembali menggunakan kereta api untuk perjalanan mereka,” ujarnya.
Dengan konektivitas yang semakin kuat dan layanan yang andal, Surabaya Gubeng dan Malang diperkirakan akan terus menjadi rute favorit wisatawan dunia yang ingin menyapa pesona Jawa Timur lewat rel kereta. (Redaksi)

