Jakarta, 06 November 2025 – Sebagai bagian dari strategi modernisasi transportasi publik, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kini fokus memperluas layanan transportasi massal di tingkat nasional. Pengembangan ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung langkah tersebut. “Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu,” ujarnya saat menghadiri acara peresmian Stasiun Tanah Abang Baru.

Melalui penyertaan modal negara sebesar Rp5,3 triliun, pemerintah mendorong KAI mempercepat pengadaan 30 rangkaian KRL baru guna memperluas kapasitas transportasi publik di wilayah perkotaan padat penumpang.

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, menuturkan bahwa ekspansi layanan KAI merupakan bagian dari visi besar membangun konektivitas nasional. “Kami berkomitmen menghadirkan transportasi publik yang inklusif, aman, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Selain di Jabodetabek, KAI juga mempersiapkan pengembangan layanan KRL di wilayah seperti Bandung, Surabaya, dan Medan untuk memperkuat jaringan rel antarkota.

Program perluasan ini didukung dengan modernisasi infrastruktur dan sistem operasional berbasis teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna.

Dengan strategi ini, KAI bertekad menjadi tulang punggung mobilitas massal nasional sekaligus mendukung pemerataan pembangunan ekonomi di berbagai daerah.

Langkah tersebut juga menjadi kontribusi nyata KAI dalam mewujudkan visi Indonesia maju melalui transportasi publik yang modern dan berkelanjutan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *