Jakarta, 4 Agustus 2025 – KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf yang mendalam sambil mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengertian pelanggan selama proses pemulihan layanan pasca anjloknya KA Argo Bromo Anggrek. Dukungan moral dari pelanggan menjadi kekuatan tersendiri bagi tim pengelolaan dan teknis dalam menyelesaikan permasalahan dengan sebaik-baiknya.
Mohamad Arie Fathurrochman mengungkapkan rasa syukur atas kesabaran pelanggan yang memberikan waktu bagi tim KAI untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh. Proses evakuasi yang memerlukan waktu hingga Sabtu pagi dan perbaikan jalur yang berlangsung hingga siang hari menunjukkan kerumitan penanganan kejadian kereta anjlok yang memerlukan kehati-hatian ekstra.
Penerapan pembatasan kecepatan di lokasi kejadian merupakan bagian dari protokol keselamatan yang tidak dapat dikompromikan. Jalur antara Stasiun Cipunegara-Pegadenbaru dan sebaliknya dibatasi kecepatannya menjadi 60 km/jam sebagai langkah mitigasi risiko yang akan dievaluasi secara berkala untuk mengembalikan kecepatan normal.
Daya tanggap KAI dalam menangani permintaan pengembalian dana pelanggan terbukti dari berhasilnya pemrosesan 1.496 pembatalan tiket dalam waktu tiga hari. “Bagi kami, pelayanan dan keselamatan pelanggan adalah yang utama,” tegas Arie, menegaskan bahwa krisis ini menjadi pembelajaran berharga untuk meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.
(Redaksi)

