Jakarta, 24 September 2025 – KA Bandara kini bukan hanya sekadar moda transportasi penghubung antara stasiun dan bandara. Melalui program Edutrain yang digagas PT Railink, kereta ini juga menjadi ruang kelas berjalan yang membawa pengetahuan baru bagi anak-anak sekolah dasar dan taman kanak-kanak.

Edutrain memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk merasakan pengalaman belajar langsung di atas kereta. Mereka diajak memahami cara menggunakan transportasi publik, mengenal fasilitas kereta, hingga mempelajari profesi yang ada di dunia perkeretaapian.

Direktur Utama PT Railink, Mukti Jauhari, menegaskan bahwa program ini lebih dari sekadar perjalanan biasa. “Mereka sekaligus belajar seluk beluk perkeretaapian dan menawarkan pengalaman yang menarik dengan naik Kereta Api Bandara,” ujarnya.

Selain materi edukasi, anak-anak juga diberi pemahaman tentang keselamatan transportasi, seperti tidak bermain di jalur kereta api dan menghindari tindakan vandalisme. Materi ini disampaikan dengan cara interaktif sehingga mudah dipahami anak-anak.

Dengan Edutrain, kereta api berfungsi ganda: sebagai sarana transportasi modern sekaligus media pembelajaran. Hal ini membuat anak-anak lebih akrab dengan transportasi publik sejak usia dini.

Guru yang mendampingi menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini. Edutrain dianggap mampu melatih anak untuk disiplin, tertib, dan menghargai fasilitas publik.

Data PT Railink menunjukkan, sejak awal tahun hingga September 2025, sebanyak 83.093 peserta telah mengikuti Edutrain. Angka ini membuktikan antusiasme sekolah terhadap program inovatif ini.

Railink berharap Edutrain dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan luas tentang transportasi publik dan pentingnya keberlanjutan. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *