Jakarta, 24 September 2025 – Perayaan ulang tahun ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero) tidak hanya menjadi momentum peringatan sejarah panjang, tetapi juga wujud nyata kepedulian KAI kepada masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan HUT, KAI menyelenggarakan donor darah dan bakti sosial kesehatan yang menjangkau berbagai wilayah.
Kegiatan ini dilaksanakan di 31 lokasi donor darah di seluruh Daerah Operasi dan Divisi Regional, serta 18 lokasi bakti sosial kesehatan gratis yang tersedia di Klinik Mediska, stasiun, dan Rail Clinic. Tujuannya, agar manfaat HUT ke-80 KAI dapat langsung dirasakan masyarakat luas.
“Semangat melayani tidak berhenti di atas rel. Kami ingin ulang tahun KAI menjadi momentum berbagi, membantu sesama, dan menguatkan makna kehadiran KAI di hati masyarakat,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.
Donor darah menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati. Ribuan pegawai dan masyarakat antusias mendatangi titik-titik donor darah di berbagai daerah. Setiap kantong darah yang terkumpul menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas yang terus dirawat KAI bersama masyarakat.
Selain itu, layanan kesehatan gratis di Klinik Mediska dan stasiun membuka akses bagi warga untuk pemeriksaan umum, gigi, hingga konsultasi kesehatan. Rail Clinic menghadirkan pengalaman unik berupa “rumah sehat berjalan” di atas rel dengan fasilitas medis lengkap, mulai dari kebidanan, laboratorium, apotek, hingga pemberian kacamata gratis.
“Setiap tahun, ribuan warga telah merasakan manfaat Rail Clinic. Di momen HUT ini, kami ingin semakin banyak masyarakat di sekitar jalur rel yang mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa dipungut biaya,” tambah Anne.
HUT ke-80 KAI bukan akhir perjalanan, melainkan awal babak baru untuk terus menebar kebaikan. Donor darah dan bakti sosial kesehatan menjadi cara KAI menyapa masyarakat, menyatukan rasa, dan menguatkan arti kebersamaan.
“Semakin Melayani menjadi semangat yang hidup dalam setiap rel, setiap stasiun, dan setiap kisah masyarakat yang terhubung oleh kereta api,” tutup Anne. (Redaksi)

