Jakarta, 23 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus bertransformasi, dari sekadar penyedia transportasi massal menjadi pengelola ruang publik yang ramah anak. Salah satu wujudnya adalah dengan menghadirkan kids play area di 35 stasiun utama.

Inovasi ini tidak hanya sekadar menambah fasilitas, tetapi juga menunjukkan arah baru pelayanan KAI yang lebih inklusif. Stasiun kini bukan lagi ruang transit yang kaku, melainkan tempat penuh interaksi sosial dan kenyamanan keluarga.

Executive Vice President of Corporate Secretary KAI, Joni Martinus, menegaskan bahwa fasilitas ini bagian dari transformasi besar perusahaan. “Kami ingin menciptakan ruang tunggu yang nyaman dan ramah anak, sehingga semua pelanggan merasa diperhatikan,” ujar Joni.

Hadirnya kids play area memberi pengalaman baru bagi penumpang, khususnya keluarga. Anak-anak bisa bermain dengan riang, sementara orang tua dapat menunggu dengan lebih tenang.

Selain itu, fasilitas ini juga membawa dampak positif terhadap citra stasiun. Kehadiran anak-anak yang ceria menjadikan stasiun lebih humanis, jauh dari kesan dingin dan terburu-buru.

KAI juga memastikan fasilitas ini aman digunakan. Dengan desain yang sesuai standar, area bermain anak mampu menjadi ruang yang menyenangkan sekaligus terpercaya.

Respon masyarakat sangat positif, menyebut bahwa langkah ini mengubah wajah stasiun secara signifikan. Banyak yang menilai KAI berhasil membawa nuansa baru ke ruang tunggu kereta api.

Transformasi ini menandai langkah besar KAI dalam menjadikan transportasi sebagai bagian penting dari ruang publik yang ramah keluarga. (Redaksi)

 

Jakarta, 23 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus bertransformasi, dari sekadar penyedia transportasi massal menjadi pengelola ruang publik yang ramah anak. Salah satu wujudnya adalah dengan menghadirkan kids play area di 35 stasiun utama.

Inovasi ini tidak hanya sekadar menambah fasilitas, tetapi juga menunjukkan arah baru pelayanan KAI yang lebih inklusif. Stasiun kini bukan lagi ruang transit yang kaku, melainkan tempat penuh interaksi sosial dan kenyamanan keluarga.

Executive Vice President of Corporate Secretary KAI, Joni Martinus, menegaskan bahwa fasilitas ini bagian dari transformasi besar perusahaan. “Kami ingin menciptakan ruang tunggu yang nyaman dan ramah anak, sehingga semua pelanggan merasa diperhatikan,” ujar Joni.

Hadirnya kids play area memberi pengalaman baru bagi penumpang, khususnya keluarga. Anak-anak bisa bermain dengan riang, sementara orang tua dapat menunggu dengan lebih tenang.

Selain itu, fasilitas ini juga membawa dampak positif terhadap citra stasiun. Kehadiran anak-anak yang ceria menjadikan stasiun lebih humanis, jauh dari kesan dingin dan terburu-buru.

KAI juga memastikan fasilitas ini aman digunakan. Dengan desain yang sesuai standar, area bermain anak mampu menjadi ruang yang menyenangkan sekaligus terpercaya.

Respon masyarakat sangat positif, menyebut bahwa langkah ini mengubah wajah stasiun secara signifikan. Banyak yang menilai KAI berhasil membawa nuansa baru ke ruang tunggu kereta api.

Transformasi ini menandai langkah besar KAI dalam menjadikan transportasi sebagai bagian penting dari ruang publik yang ramah keluarga. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *