Jakarta, 23 Agustus 2025 – Konsep pembelajaran lintas generasi mendapat implementasi nyata melalui Online Training KRL Heritage ESS MCDW-30 yang diselenggarakan KAI di Balai Yasa Manggarai pada Sabtu (23/8). Program ini menjadi sarana strategis untuk mentransfer pengetahuan tentang rangkaian listrik bersejarah produksi 1915 dari generasi senior kepada generasi muda perkeretaapian Indonesia.
Struktur pembelajaran yang inclusif melibatkan partisipasi aktif dari tim teknis Balai Yasa Manggarai, perwakilan resmi KAI, dan KAI Commuter dalam format virtual yang interaktif. Kualitas transfer pengetahuan terjamin melalui kontribusi narasumber internasional Mr. Gerard dan Mr. Adrian dari Museum Kereta Api Belanda, yang berkolaborasi dengan mentor domestik Drs. Eddy Satrio Hardono.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menekankan bahwa program ini merupakan investasi dalam keberlanjutan warisan perkeretaapian nasional. “Pengetahuan tentang sistem penggerak, pengereman, dan desain heritage yang ditransfer melalui program ini akan menjadi bekal berharga bagi generasi mendatang dalam mengembangkan teknologi perkeretaapian,” jelasnya.
Prestasi Balai Yasa Manggarai dalam memodifikasi 93 unit kereta New Generation menjadi bukti konkret kemampuan generasi saat ini dalam mengadaptasi teknologi. Melalui program training heritage ini, KAI optimis dapat memperkuat semangat pelestarian sambil membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas dalam upaya pengembangan kereta heritage global.
(Redaksi)

