Jakarta, 23 Agustus 2025 – Kehadiran area bermain anak di 35 stasiun PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan dampak ekonomi positif yang signifikan bagi ekosistem bisnis di sekitar stasiun. Fasilitas bermain ini tidak hanya meningkatkan daya tarik stasiun bagi keluarga, tetapi juga mendorong pertumbuhan aktivitas komersial dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal.
Peningkatan waktu tinggal keluarga di stasiun akibat keberadaan area bermain berdampak pada meningkatnya konsumsi di toko ritel dan kantin yang berada di lingkungan stasiun. Fenomena ini menciptakan efek berganda yang menguntungkan bagi penyewa dan usaha mikro kecil menengah yang beroperasi di area stasiun, sekaligus meningkatkan pendapatan non-tiket bagi KAI melalui kemitraan dan sewa ruang.
Dampak ekonomi positif ini dapat diamati di seluruh lokasi yang memiliki area bermain anak, termasuk Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, Malang, Medan, Kertapati, Lubuk Linggau, dan Tanjung Karang. Data menunjukkan peningkatan rata-rata 15-20 persen dalam transaksi ritel dan makanan minuman di stasiun-stasiun yang telah memiliki fasilitas bermain anak.
“Kami menargetkan pengadaan area bermain di stasiun dengan volume pelanggan tinggi, tidak hanya di kota besar tetapi juga di berbagai daerah. Dengan begitu, konsep stasiun ramah anak dapat dirasakan lebih merata,” jelas Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menekankan bahwa perluasan fasilitas ini juga akan memberikan dampak ekonomi positif yang lebih luas.
(Redaksi)

