Palembang, 25 Desember 2025 – Hingga hari keenam Posko Angkatan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, sebanyak 90.285 penumpang telah memanfaatkan layanan Light Rail Transit Sumatera Selatan untuk berbagai keperluan mobilitas. Pencapaian ini menandai pertumbuhan signifikan 14 persen dibanding periode sama tahun 2024 yang hanya mencatat 79.451 pengguna. Peningkatan jumlah penumpang ini mengindikasikan kepercayaan publik yang makin kuat terhadap keandalan sistem transportasi berbasis rel yang dikelola PT KAI Divisi Regional III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan.
Merespons libur Hari Raya Natal yang jatuh pada hari ini, pihak pengelola meningkatkan operasional menjadi 102 perjalanan kereta api. Penambahan dari pola standar 94 trip ini dirancang khusus mengantisipasi lonjakan penumpang yang ingin mengunjungi keluarga, berbelanja, atau menghadiri kebaktian serta acara perayaan lainnya. Dengan layanan yang diperpanjang hingga dini hari, masyarakat Palembang mendapat fleksibilitas maksimal dalam merencanakan aktivitas tanpa terkendala keterbatasan transportasi umum.
Aida Suryanti, Manager Humas Divre III Palembang, menyatakan bahwa penambahan perjalanan merupakan implementasi kebijakan pro-penumpang yang mengutamakan aksesibilitas dan kenyamanan. “Pada tanggal 25 Desember 2025, LRT Sumsel kembali kami operasikan sebanyak 102 perjalanan KA, meningkat dari pola operasi reguler yang berjumlah 94 perjalanan KA,” jelasnya sembari menekankan pentingnya menyediakan layanan memadai saat periode puncak perpindahan masyarakat. Kebijakan ini sejalan dengan visi menjadikan LRT sebagai tulang punggung transportasi massal yang efisien dan terpercaya.
Rata-rata penggunaan harian mencapai 15.048 penumpang, menunjukkan konsistensi tinggi dalam pemanfaatan layanan sepanjang masa Nataru. LRT Sumsel tidak hanya menawarkan penghematan biaya dan waktu tempuh, tetapi juga berkontribusi mengurangi emisi kendaraan pribadi demi kelestarian lingkungan. Pengelola mengimbau seluruh pengguna untuk turut menjaga fasilitas dengan tidak membuang sampah sembarangan, menghormati penumpang lain, serta mematuhi protokol keselamatan demi terciptanya perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi semua pihak.
(Redaksi)

