Jakarta, 20 September 2025 – Hingga Agustus 2025, KA Rajabasa berhasil menarik 455.401 pelanggan untuk melakukan perjalanan antara Palembang dan Lampung. Catatan ini mencerminkan lonjakan jumlah penumpang yang konsisten setiap tahunnya, menunjukkan daya tarik kuat dari layanan yang ditawarkan. Kereta dengan relasi terpanjang di Sumatra ini semakin memperkuat eksistensinya di tengah pilihan transportasi lain.
Jarak sejauh 388 kilometer ditempuh KA Rajabasa dalam waktu 9 jam 20 menit. Tarif tiket yang dipatok hanya Rp29.000 – Rp32.000 berkat subsidi PSO menjadikannya opsi perjalanan yang ekonomis. Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, mengatakan, “KA Rajabasa hadir sebagai jembatan mobilitas yang menyatukan Lampung dan Sumatra Selatan, menghadirkan perjalanan terjangkau sekaligus nyaman.” Pernyataan ini menggambarkan bagaimana kereta ini terus memberi manfaat luas.
Tidak hanya berfungsi sebagai transportasi, KA Rajabasa juga menjadi pintu untuk mengenal budaya lokal. Stasiun Baturaja menawarkan akses menuju wisata alam Ogan Komering Ulu, mulai dari gua hingga sungai yang jernih. Rumah panggung tradisional yang berderet di sekitar wilayah ini memberi pengalaman unik bagi penumpang. Hal tersebut menjadikan perjalanan bukan hanya sekadar perpindahan tempat, melainkan juga penjelajahan budaya.
KA Rajabasa hadir sebagai transportasi yang berkontribusi terhadap sosial-ekonomi masyarakat. Dengan tarif terjangkau, banyak orang dapat bepergian untuk tujuan bekerja, belajar, hingga berdagang. “Dengan harga yang sangat terjangkau, masyarakat dapat menikmati perjalanan jauh yang lebih nyaman dengan kereta api, sekaligus berkesempatan menjelajahi potensi wisata,” tambah Anne. Relasi panjang yang dimiliki kereta ini tidak hanya menghubungkan kota, tetapi juga mempertemukan banyak cerita. (Redaksi)

