Jakarta, 27 Desember 2025 – Setengah perjalanan masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 telah dilalui dengan capaian yang mengesankan di wilayah Sumatera Utara. PT Kereta Api Indonesia Divre I Sumatera Utara mencatat bahwa sepuluh stasiun terpadat telah melayani sebanyak 95.032 pelanggan dalam rentang waktu sepuluh hari pertama dari total delapan belas hari periode angkutan. Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah target penumpang telah tercapai sebelum memasuki puncak arus balik pasca perayaan.
Total tiket yang tersedia selama periode Nataru mencapai 203.128 unit, dengan 141.767 tiket telah berhasil dipesan oleh masyarakat hingga Sabtu kemarin. Tingkat pemesanan yang mencapai hampir 70 persen ini membuktikan bahwa masyarakat Sumatera Utara semakin mempercayai kereta api sebagai moda transportasi andalan untuk perjalanan mereka. Anwar Yuli Prastyo selaku Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara menekankan bahwa tren positif ini merepresentasikan kepercayaan publik yang terus meningkat terhadap kualitas layanan perkeretaapian.
Stasiun Medan mendominasi dengan melayani 68.904 penumpang, disusul Stasiun Kisaran sebanyak 19.621 penumpang, dan Stasiun Rantau Prapat dengan 17.389 penumpang. Tujuh stasiun lainnya yang masuk dalam kategori terpadat adalah Tanjung Balai melayani 16.796 penumpang, Tebing Tinggi sebanyak 14.322 penumpang, Siantar dengan 13.977 penumpang, Bandar Kalipah melayani 6.415 penumpang, Lubuk Pakam sebanyak 4.864 penumpang, Perlanaan dengan 3.493 penumpang, dan Sei Bejangkar melayani 2.146 penumpang. “Peningkatan jumlah pelanggan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat dalam menjadikan kereta api sebagai moda transportasi utama untuk merayakan momen spesial bersama keluarga di berbagai daerah,” ungkap Anwar.
Berbagai program promosi diluncurkan untuk memudahkan akses masyarakat, termasuk diskon 30 persen untuk perjalanan KA Sribilah Utama Fakultatif rute Medan-Rantau Prapat pulang pergi serta program Yes Deal dengan potongan harga 25 persen untuk Kelas Eksekutif yang dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI. Sebagai bentuk transparansi layanan, KAI memasang QR Code SP4N-LAPOR di berbagai lokasi strategis stasiun untuk memfasilitasi penyampaian aspirasi dan pengaduan masyarakat secara langsung, memastikan standar pelayanan terbaik tetap terjaga di tengah lonjakan jumlah penumpang.
(Redaksi)

