Jakarta, 18 November 2025 – Komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) terhadap pembinaan UMKM telah membuahkan hasil yang nyata. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, sejak Januari hingga 17 November 2025, KAI telah berhasil melibatkan sebanyak 1.121 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam berbagai program pembinaan intensif. Program-program tersebut mencakup sertifikasi, pelatihan Fast Track UMK Mitra KAI, serta dukungan untuk mengikuti pameran berskala nasional dan internasional. Partisipasi KAI di Global Sourcing Expo (GSE) Melbourne 2025 menjadi bukti terbaru keberhasilan program MiKA Go Global.

Pada gelaran GSE Melbourne 2025 ini, KAI membawa dua UMKM binaan terpilih, yaitu Olla OnEthnic by Achi dan CV D’Russa Goods Co. Kedua mitra ini memamerkan produk-produk berkualitas, seperti fashion etnik modern dan produk kulit dengan craftsmanship tinggi, yang dinilai memiliki potensi besar untuk memenuhi selera pasar Australia dan global. Kehadiran mereka di Melbourne Convention & Exhibition Centre merupakan langkah strategis KAI untuk membuka lebar akses ekspor bagi UMKM lokal.

Raden Agus Dwinanto Budiadji, EVP of Corporate Secretary KAI, menegaskan bahwa upaya ini adalah bagian dari peran BUMN dalam pembangunan ekosistem UMKM yang kuat. Ia menuturkan, “KAI berupaya menghadirkan UMKM Indonesia pada ajang global agar kualitas dan karakter produk UMKM kita semakin dikenal. Upaya ini selaras dengan tujuan perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang terukur, memperkuat daya saing UMKM nasional, dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di kancah internasional.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa pembinaan UMKM adalah investasi jangka panjang KAI untuk memperkuat daya saing ekonomi bangsa.

Selain GSE Melbourne 2025, mitra binaan KAI juga telah mencatatkan partisipasi di berbagai pameran bergengsi lainnya, termasuk INACRAFT 2025, Fashion World TokyoIndonesia Fashion WeekInternational Handarty Korea, dan Trade Expo Indonesia. Di samping itu, KAI juga memfasilitasi pemasaran berkelanjutan bagi UMKM melalui penyediaan UMKM Creative Space di beberapa stasiun dan lokasi heritage, seperti Museum Kereta Api Ambarawa dan Stasiun Purwokerto, serta Bazar UMKM untuk Indonesia di Stasiun Whoosh Halim, yang semuanya bertujuan agar UMKM dapat bertemu langsung dengan pelanggan. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *