Jakarta, 29 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa volume penumpang terus mengalami kenaikan signifikan seiring mendekatnya perayaan tahun baru. Data terbaru menunjukkan bahwa okupansi kereta api jarak jauh telah melampaui angka 106 persen dari kapasitas duduk yang tersedia. Kenaikan ini dipicu oleh pergerakan penumpang yang naik dan turun di berbagai stasiun antara, yang menunjukkan tingginya konektivitas antarwilayah selama masa libur panjang akhir tahun ini.
Kehadiran diskon 30 persen untuk kereta ekonomi komersial menjadi daya tarik utama bagi para pemburu tiket murah di masa Nataru. Hingga saat ini, realisasi penjualan tiket dengan tarif khusus tersebut telah menyentuh angka 1.226.596 kursi. Beberapa rute dengan permintaan tertinggi meliputi perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta dan Semarang menuju Solo. Meski demikian, beberapa layanan seperti KA Cirebon Fakultatif dan KA Kaligung masih menawarkan ketersediaan tempat duduk dengan harga promo yang sangat menguntungkan pelanggan.
Dalam upaya meningkatkan kapasitas angkut, KAI secara resmi mengoperasikan 54 perjalanan kereta tambahan untuk memastikan semua calon penumpang mendapatkan layanan terbaik. Penambahan ini menyasar rute-rute dengan tingkat permintaan tinggi seperti Surabaya Pasar Turi menuju Gambir. Selain transportasi penumpang, KAI juga menghadirkan layanan pengiriman sepeda motor gratis guna mempermudah masyarakat yang ingin menggunakan kendaraan pribadi di kota tujuan tanpa harus menempuh perjalanan darat yang melelahkan.
Anne Purba selaku perwakilan dari manajemen KAI menyatakan bahwa program diskon ini adalah bagian dari dukungan pemerintah untuk menjaga stabilitas mobilitas masyarakat. Ia optimis bahwa layanan kereta api akan terus menjadi primadona karena faktor kenyamanan dan keamanannya. “Kereta api menjadi pilihan perjalanan banyak masyarakat pada masa libur akhir tahun. Pemerintah melalui KAI memastikan masyarakat tetap memiliki akses perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau,” jelas Anne dalam keterangan resminya kepada media massa. (Redaksi)

