Jakarta, 29 Desember 2025 – Menjelang detik-detik pergantian tahun, permintaan masyarakat terhadap layanan kereta api terus menunjukkan tren positif yang signifikan. PT Kereta Api Indonesia mencatat sebanyak 3.517.528 tiket telah terjual untuk periode Angkutan Nataru tahun ini, yang mencakup perjalanan dari tanggal 18 Desember hingga awal Januari. Tingginya angka penjualan ini menegaskan posisi kereta api sebagai moda transportasi favorit yang menawarkan kepastian waktu bagi masyarakat Indonesia yang ingin merayakan Tahun Baru 2026 tanpa kendala kemacetan.
KAI juga menginformasikan bahwa program diskon 30 persen untuk kelas ekonomi komersial masih bisa dinikmati oleh para pelanggan di sejumlah rute strategis. Dari total kapasitas yang disediakan, sebanyak 1,22 juta tiket telah dipesan, namun beberapa layanan seperti KA Sancaka dan KA Blora Jaya masih menyisakan kursi dengan tarif kompetitif. Harga mulai dari Rp52.000 menjadi daya tarik utama yang membuat masyarakat lebih memilih menggunakan kereta api dibandingkan moda transportasi lainnya yang sering mengalami kenaikan harga di musim libur.
Guna memastikan setiap warga mendapatkan akses perjalanan yang layak, KAI mengoperasikan 54 kereta api tambahan yang melayani berbagai rute favorit. Kehadiran KA tambahan seperti Argo Anjasmoro dan Parahyangan Fakultatif menjadi solusi efektif bagi lonjakan penumpang yang terjadi secara mendadak. Selain itu, fasilitas gratis seperti angkutan motor juga disiagakan untuk mempermudah pergerakan masyarakat di kota tujuan, sehingga mendukung kelancaran arus transportasi secara menyeluruh selama periode puncak liburan panjang bulan Desember ini.
Anne Purba selaku Vice President Corporate Communication KAI menyampaikan bahwa seluruh kebijakan ini adalah bentuk pelayanan prima perusahaan bagi masyarakat luas. Menurutnya, transportasi yang aman dan terjangkau akan sangat membantu perputaran ekonomi di daerah-daerah wisata. “Kereta api menjadi pilihan perjalanan banyak masyarakat pada masa libur akhir tahun. Pemerintah melalui KAI memastikan masyarakat tetap memiliki akses perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau,” ujar Anne seraya mengingatkan publik untuk memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI. (Redaksi)

