Jakarta, 29 Oktober 2025 – Genangan air yang melanda wilayah Semarang sejak Selasa malam telah mengganggu operasional kereta api di jalur Semarang Tawang – Alastua. PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan bahwa hingga Rabu sore, kondisi jalur masih belum memungkinkan untuk dilalui kereta api. Pengukuran yang dilakukan pukul 13.45 WIB di area kilometer 2+3 sampai 3+0 mencatat ketinggian air pada jalur hulu 16 sentimeter dan jalur hilir 19 sentimeter dari permukaan rel.
Koordinasi antara KAI, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang terus berlangsung untuk menangani situasi ini. Anne Purba sebagai Vice President Public Relations KAI menjelaskan berbagai langkah penanganan yang sedang dilakukan. Tim teknis telah mengoperasikan peralatan pompa untuk menurunkan ketinggian air, membersihkan saluran pembuangan yang tersumbat material, serta melakukan inspeksi ketat terhadap bantalan rel untuk memastikan tidak ada kerusakan struktural. “Keselamatan perjalanan adalah prioritas utama KAI. Untuk itu, lintas Semarang Tawang – Alastua masih kami tutup sementara hingga kondisi benar-benar aman untuk dilalui kereta api,” ungkap Anne.
Dampak banjir ini memaksa KAI Daop 4 Semarang untuk melakukan penyesuaian operasional yang signifikan. Sebanyak 14 perjalanan kereta harus dibatalkan sementara, meliputi berbagai kereta lokal dan regional yang melayani rute di sekitar Semarang. Kereta-kereta tersebut mencakup KA Kedung Sepur dengan berbagai jadwal keberangkatan, KA Banyubiru, KA Blora Jaya, KA Ambarawa dalam beberapa relasi, dan KA Joglosemarkerto untuk rute tertentu. Selain pembatalan, KAI juga mengalihkan rute enam kereta jarak jauh melalui jalur alternatif yang tidak terdampak banjir.
Komitmen KAI terhadap pelayanan pelanggan diwujudkan melalui kebijakan pengembalian dana tiket secara penuh bagi penumpang terdampak. Refund sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan dapat diproses melalui loket stasiun atau Contact Center 121 dalam waktu maksimal tujuh hari dari tanggal keberangkatan. Petugas di stasiun-stasiun utama telah disiagakan untuk memberikan informasi dan bantuan kepada penumpang. KAI mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terkini melalui berbagai kanal resmi seperti Contact Center 121, WhatsApp, email, dan media sosial.
(Redaksi)

