Jakarta, 29 Oktober 2025 – Peningkatan drastis kualitas transportasi aglomerasi di wilayah Solo dan Madiun menjadi realitas berkat optimalisasi layanan KA Bandara Adi Soemarmo. PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta berhasil mentransformasi landscape mobilitas regional.
Konektivitas yang tercipta antara kedua kota dan wilayah sekitarnya membuka peluang baru untuk interaksi ekonomi dan sosial. Perjalanan yang sebelumnya memakan waktu lama kini dapat ditempuh dengan lebih efisien. Kenyamanan dan keamanan perjalanan menjadi standar yang konsisten dijaga.
Statistik pertumbuhan menunjukkan tren positif yang berkelanjutan. Dari 54.158 penumpang pada 2022, angka meningkat menjadi 118.902 pada 2023, kemudian 174.002 pada 2024, hingga mencapai 613.403 pada periode Januari-September 2025. Pertumbuhan eksponensial ini menunjukkan transformasi fundamental dalam pola mobilitas masyarakat.
Feni Novida Saragih, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta menyatakan, “Layanan ini dapat semakin mendorong mobilitas ekonomi dan pariwisata di wilayah Solo dan sekitarnya.” Peningkatan drastis transportasi aglomerasi membawa dampak multiplier pada berbagai sektor kehidupan masyarakat di wilayah Solo dan Madiun.
(Redaksi)

