Jakarta, 29 Oktober 2025 – Visi transportasi aglomerasi berkelanjutan menjadi kenyataan melalui implementasi konsisten prinsip keberlanjutan dalam operasional KA Bandara Adi Soemarmo. PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta mengintegrasikan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam setiap keputusan pengembangan layanan. Pendekatan holistik ini memastikan transportasi tidak hanya melayani kebutuhan saat ini tetapi juga menjaga kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Keberlanjutan lingkungan menjadi pilar utama yang terus diperkuat. Pengurangan emisi melalui perpindahan dari moda berpolusi tinggi ke kereta api. Efisiensi energi yang terus ditingkatkan melalui teknologi dan praktik operasional terbaik. Pengelolaan sumber daya yang bijaksana untuk meminimalkan waste. Kontribusi pada kualitas udara dan lingkungan urban yang lebih baik. Semua upaya ini berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.
Keberlanjutan ekonomi dipastikan melalui model bisnis yang viable. Tarif yang terjangkau namun tetap sustainable secara finansial. Efisiensi operasional yang mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Kontribusi pada ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan stimulasi aktivitas ekonomi. Investasi berkelanjutan untuk pemeliharaan dan pengembangan infrastruktur. Model ekonomi yang sehat memastikan layanan dapat terus beroperasi dalam jangka panjang.
Feni Novida Saragih, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta menegaskan, “Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kereta api yang semakin relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat masa kini dan juga memberikan dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya untuk terus maju dan bertumbuh.” Terwujudnya transportasi aglomerasi berkelanjutan ini menjadi kontribusi penting pada pembangunan berkelanjutan regional dan nasional.
(Redaksi)

