Jakarta, 14 Agustus 2025 – Penerapan teknologi canggih dalam operasional suplai avtur oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mengoptimalkan layanan transportasi secara keseluruhan, terbukti dari keberhasilan mengelola 60.048 ton avtur sambil melayani 1.620.339 penumpang KA Bandara YIA selama Januari-Juli 2025. Teknologi canggih yang diimplementasikan mencakup sistem otomasi, internet untuk berbagai perangkat untuk pemantauan waktu nyata, dan kecerdasan buatan untuk analitik prediktif yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional suplai avtur tetapi juga berkontribusi pada optimalisasi layanan penumpang melalui berbagi sumber daya dan teknologi lintas operasional.

Implementasi teknologi canggih meliputi sensor-sensor pintar yang memantau kondisi avtur selama transportasi, sistem pelacakan GPS yang memberikan visibilitas penuh atas pergerakan setiap rangkaian yang beroperasi setiap dua hari sekali, dan platform digital terintegrasi yang menghubungkan seluruh aspek operasional dari perencanaan hingga pelaksanaan. Teknologi rantai blok digunakan untuk memastikan ketertelusuran dan keaslian dari setiap batch avtur yang dikirim, sementara algoritma pembelajaran mesin membantu dalam optimalisasi rute dan penjadwalan untuk meminimalkan gangguan terhadap operasional KA Bandara dan bahkan menciptakan sinergi yang meningkatkan efisiensi sistem secara keseluruhan.

Manfaat teknologi canggih terhadap optimalisasi layanan penumpang terlihat dari peningkatan kinerja ketepatan waktu, pengurangan waktu tunggu, dan peningkatan kualitas informasi yang diberikan kepada penumpang melalui sistem informasi terintegrasi. Teknologi yang sama yang digunakan untuk mengelola peningkatan volume avtur dari 54.543 ton menjadi 60.048 ton juga diterapkan untuk meningkatkan perencanaan kapasitas dan alokasi sumber daya dalam layanan penumpang, sehingga pertumbuhan dari 1.560.136 menjadi 1.620.339 penumpang dapat ditangani dengan efisiensi yang optimal dan kualitas layanan yang konsisten tinggi.

Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, mengungkapkan visi teknologi masa depan perusahaan. “Dengan moda kereta api, distribusi bahan bakar menjadi lebih aman, efisien, dan tepat waktu untuk mendukung operasional bandara,” jelasnya dengan antusiasme, sambil menekankan bahwa investasi dalam teknologi canggih bukan hanya untuk meningkatkan keunggulan operasional tetapi juga untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang superior, dimana teknologi yang diterapkan dalam suplai avtur menciptakan manfaat tumpahan yang meningkatkan kualitas layanan penumpang KA Bandara, sehingga menciptakan ekosistem teknologi yang mendukung transformasi digital menyeluruh dalam industri transportasi.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *