Jakarta, 11 September 2025 – Jalur rel kini menjadi urat nadi penting dalam mendukung kelancaran penerbangan di Yogyakarta International Airport (YIA). PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, sepanjang Januari hingga Agustus 2025, sebanyak 68 ribu ton avtur berhasil didistribusikan ke Depo BBM Rewulu melalui kereta api.

Distribusi avtur ini dimulai dari Terminal BBM Cilacap, diangkut menggunakan rangkaian kereta khusus bahan bakar yang terjadwal secara rutin. “KAI terus memastikan pasokan energi untuk penerbangan berjalan tanpa hambatan, karena keberlangsungan YIA sangat bergantung pada kelancaran logistik ini,” ujar EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji.

Menurutnya, moda rel dipilih karena mampu mengangkut volume besar sekaligus menekan risiko keterlambatan yang sering terjadi pada moda jalan raya.

Keandalan transportasi rel dalam mendukung sektor penerbangan ini juga sejalan dengan visi keberlanjutan, karena kereta api terbukti lebih ramah lingkungan dibandingkan truk.

Selain itu, KAI juga memperkuat perannya dengan mengoperasikan KA Bandara YIA yang telah digunakan 1,8 juta penumpang sepanjang 2025. Kehadiran layanan ini menegaskan kontribusi KAI dalam ekosistem transportasi terintegrasi.

“Peran ganda ini menunjukkan bahwa KAI bukan hanya penggerak mobilitas masyarakat, tetapi juga penopang vital energi penerbangan,” tambah Raden Agus.

Dengan rantai distribusi yang rapi, avtur dapat sampai tepat waktu untuk mendukung jadwal penerbangan di YIA.

Rel pun semakin dipandang sebagai tulang punggung konektivitas nasional, dari logistik hingga penumpang.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa moda rel berperan strategis dalam menjaga ritme transportasi udara di Indonesia. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *