Jakarta, 29 Desember 2025 – Menjelang puncak perayaan pergantian tahun, PT Kereta Api Indonesia terus memantau pergerakan penumpang yang sangat dinamis. Hingga senin pagi ini, total tiket yang terjual untuk masa Angkutan Nataru telah mencapai lebih dari 3,5 juta lembar. Dari data tersebut, terlihat bahwa program diskon 30 persen menjadi daya tarik utama yang memikat jutaan pelanggan untuk menggunakan jasa kereta api. Keberhasilan program ini terlihat dari angka realisasi penjualan tiket promo yang sudah mencapai 82 persen dari total kapasitas.
Rute-rute favorit yang paling banyak diburu antara lain adalah relasi dari Lempuyangan menuju Pasarsenen serta Yogyakarta menuju Jakarta. Meski permintaan sangat tinggi, KAI mengonfirmasi bahwa tiket murah masih dapat ditemukan pada beberapa layanan seperti KA Kaligung untuk rute Semarang ke Cirebon dan KA Sancaka untuk rute Yogyakarta ke Surabaya. Harga yang ditawarkan mulai dari puluhan ribu rupiah saja, menjadikannya pilihan paling rasional bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan jarak menengah maupun jauh secara ekonomis.
Selain memberikan potongan harga, KAI juga berkomitmen menyediakan sarana yang memadai dengan mengoperasikan 54 kereta api tambahan selama masa liburan. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi penumpang yang belum mendapatkan tiket pada rangkaian reguler. Beberapa kereta tambahan yang disiapkan antara lain KA Argo Anjasmoro dan KA Lodaya Tambahan. KAI juga memfasilitasi angkutan motor gratis bagi para pengendara yang ingin melanjutkan perjalanan darat di lokasi tujuan, sehingga mengurangi tingkat kelelahan dan risiko di jalan raya.
Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan upaya untuk mempermudah perencanaan perjalanan masyarakat di akhir tahun. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan sisa tiket diskon yang ada untuk berkumpul bersama keluarga atau berwisata. “Kebijakan tarif ini memberi kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan akhir tahun, baik untuk liburan keluarga, silaturahmi antarkota, aktivitas ekonomi, maupun mobilitas generasi muda,” pungkas Anne dalam pernyataan resminya hari ini. (Redaksi)

