Jakarta, 16 September 2025 – Konsep tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan transportasi kereta api kembali ditekankan PT Railink setelah insiden pelemparan menimpa KA Srilelawangsa. Peristiwa yang berlangsung pada Senin (16/9) di jalur Kualanamu – Medan ini menunjukkan perlunya sinergi antara operator, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan transportasi yang aman.
Pelemparan yang terjadi pukul 14.57 WIB di Km 13+600/700 antara Stasiun Batangkuis dan Bandarkalipah mengenai rangkaian KA U14, menyebabkan kerusakan kaca Kereta K121304. PT Railink mengonfirmasi bahwa meskipun terjadi kerusakan material, seluruh penumpang dan awak kereta dalam kondisi selamat dan operasional telah kembali normal.
Porwanto Handry Nugroho, Direktur Utama PT Railink, menegaskan visi perusahaan untuk menghadirkan layanan transportasi publik berkelas dunia. Namun, ia mengingatkan bahwa pencapaian visi tersebut membutuhkan dukungan dan perlindungan dari seluruh stakeholder, terutama masyarakat sebagai pengguna langsung layanan.
PT Railink juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai layanan yang optimal, termasuk anjuran melakukan pemesanan tiket lebih awal dan memilih jadwal keberangkatan dengan waktu yang cukup sebelum penerbangan. Perusahaan menyediakan berbagai kanal informasi termasuk website resmi, media sosial, dan layanan pelanggan untuk memudahkan akses masyarakat terhadap informasi perkeretaapian.
(Redaksi)

