Jakarta, 20 Agustus 2025 – Proyeksi ambisius angkutan batu bara sebesar 111,2 juta ton pada tahun 2029 semakin terjamin dengan pengoperasian lokomotif CC 205 buatan Progress Rail Amerika Serikat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyiapkan infrastruktur dan sarana yang memadai untuk mendukung target distribusi energi nasional yang sangat strategis, termasuk pengangkutan 10,9 juta ton komoditas non-batu bara yang mendukung perekonomian nasional.

Investasi besar senilai USD 222,5 juta atau sekitar Rp3,56 triliun untuk pengadaan lokomotif CC 205 Amerika ini menunjukkan keseriusan KAI dalam mempersiapkan infrastruktur yang mampu menangani volume angkutan yang sangat besar. Lokomotif canggih ini dirancang khusus untuk mengangkut batu bara dengan efisiensi tinggi, mendukung kontinuitas pasokan energi nasional yang menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi Indonesia.

Proyeksi volume angkutan yang besar ini juga didukung oleh proyek-proyek strategis seperti Sumbagsel, Tarahan II, dan Kertapati yang diperkirakan akan menambah volume total angkutan. Direktur Pengelola Sarana Prasarana KAI Heru Kuswanto menegaskan bahwa lokomotif CC 205 Amerika dengan kapasitas 3.050 ton ini merupakan kunci dalam mencapai target proyeksi angkutan yang telah ditetapkan, memastikan distribusi energi nasional berjalan optimal.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menekankan bahwa proyeksi besar ini merupakan bagian dari visi KAI dalam mendukung ketahanan energi nasional jangka panjang. “Kami berharap dengan tambahan sarana ini, sistem logistik nasional akan semakin terintegrasi dan efisien, mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Anne, menegaskan komitmen KAI dalam mengoptimalkan peran transportasi kereta api untuk mencapai target distribusi energi nasional yang berkelanjutan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *