Jakarta, 3 Oktober 2025 – Peringatan Hari Batik Nasional diwarnai dengan penampilan anggun prama dan prami KAI Services yang mengenakan batik karya maestro Anne Avantie. Busana khas Indonesia ini tidak hanya mempercantik penampilan petugas pelayanan, tetapi juga menjadi simbol komitmen perusahaan dalam melestarikan budaya bangsa. Setiap helai kain batik yang dikenakan membawa makna mendalam tentang identitas nasional yang dipadukan dengan profesionalitas layanan berkelas dunia.
Motif yang dipilih untuk dikenakan prama prami bukan sembarang pilihan, melainkan memiliki filosofi yang sejalan dengan nilai perusahaan. Sawunggaling melambangkan kekuatan dan keteguhan dalam memberikan pelayanan, sementara Truntum merepresentasikan cinta yang tulus dan konsisten kepada setiap pelanggan. Pemilihan motif ini menunjukkan bahwa setiap detail penampilan prama prami dirancang dengan penuh pertimbangan dan makna.
Kehadiran batik dalam seragam petugas layanan menjadi bukti nyata bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan. Prama prami yang tampil memukau dalam balutan batik tidak hanya menjalankan tugas profesional, tetapi juga berperan sebagai duta budaya Indonesia di setiap perjalanan kereta api. Penampilan mereka menjadi sorotan yang membanggakan di tengah perayaan Hari Batik Nasional.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyatakan kebanggaannya. “Batik adalah identitas bangsa sekaligus kebanggaan korporasi kami. Saat prama prami mengenakan batik, mereka bukan hanya melayani pelanggan, tetapi juga tampil sebagai duta budaya Indonesia,” ujarnya. Penampilan anggun prama prami dalam batik menjadi wujud nyata nasionalisme modern yang diusung KAI Services.
(Redaksi)

