Semarang, 30 Agustus 2025 – KAI Daop 4 Semarang resmi melakukan penyesuaian pola operasi KA Airlangga yang berdampak pada jadwal keberangkatan di sejumlah stasiun. Per 1 September 2025, KA Airlangga (KA 272) akan meluncur lebih cepat dibanding jadwal sebelumnya.

Kereta ini melayani perjalanan jarak jauh dari Pasar Senen menuju Surabaya Pasarturi dengan singgah di beberapa stasiun utama di Jawa Tengah. Perubahan jadwal dimulai dari Stasiun Tegal yang maju 6 menit, hingga Stasiun Cepu yang maju 2 menit. Stasiun Semarang Poncol menjadi salah satu yang paling terdampak, dengan jadwal baru dimajukan hingga 17 menit lebih awal.

Menurut Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, langkah ini bukan sekadar teknis, melainkan bagian dari strategi operasional. “Perubahan ini sangat penting untuk diperhatikan oleh masyarakat karena perubahannya maju lebih awal. Sehingga jika pelanggan KA terbiasa datang mepet, akan sangat berpotensi membuat pelanggan tersebut tertinggal kereta,” jelasnya.

KAI menekankan bahwa penumpang harus lebih cermat memeriksa tiket perjalanan mereka, karena jadwal terbaru telah otomatis tertera di sistem. Baik tiket cetak di loket maupun e-ticket dari aplikasi KAI Access kini sudah menyesuaikan waktu baru tersebut.

Bagi calon penumpang yang sering datang mendekati waktu keberangkatan, potensi ketinggalan kini jauh lebih besar. Oleh karena itu, KAI Daop 4 menyarankan agar calon pengguna KA Airlangga meluangkan waktu ekstra untuk tiba 30–45 menit lebih awal.

Selain menyiapkan infrastruktur dan layanan informasi, KAI juga berkomitmen menjaga keandalan operasional kereta. Penyesuaian pola operasi ini diharapkan menciptakan konektivitas transportasi yang lebih baik antar stasiun dan mengurangi potensi keterlambatan.

Dengan pola operasi baru ini, perjalanan KA Airlangga diharapkan semakin sinkron dengan kebutuhan mobilitas masyarakat. Bagi penumpang, kedisiplinan waktu menjadi kunci utama agar perjalanan tetap lancar. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *