Jakarta, 29 Desember 2025 – Pengembangan infrastruktur perkeretaapian di wilayah penyangga Jakarta terus menunjukkan progres positif dengan hampir selesainya pembangunan Stasiun Jatake. Stasiun ini merupakan bagian vital dari rencana penguatan layanan Commuter Line Rangkasbitung yang akan diandalkan sepenuhnya pada tahun 2026. Dengan lokasi yang berada di KM 37+045, stasiun ini akan menjadi penghubung penting bagi masyarakat di Kelurahan Jatake dan sekitarnya menuju pusat kota Jakarta. KAI berkomitmen untuk memberikan standar layanan terbaik melalui fasilitas stasiun yang modern dan sistem operasional yang telah teruji keamanannya bersama pihak kementerian terkait.

Lonjakan jumlah penumpang yang sangat masif menjadi alasan utama di balik percepatan proyek Stasiun Jatake ini. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2023 terdapat 62.085.471 pengguna, dan angka ini melonjak menjadi 70.496.181 pengguna hanya dalam waktu 11 bulan di tahun 2025. Fenomena ini membuktikan bahwa kereta api masih menjadi tulang punggung mobilitas warga Tangerang dan Lebak. Bobby Rasyidin, selaku Direktur Utama KAI, menyatakan bahwa pertumbuhan pengguna yang sangat dinamis ini harus diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur yang mumpuni agar pelayanan tidak menurun di masa depan.

Bobby Rasyidin menekankan, “Pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi massal yang andal terus meningkat. Stasiun Jatake dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan itu dengan menghadirkan akses yang lebih dekat, perjalanan yang lebih tertata, serta distribusi penumpang yang lebih merata.” Dengan adanya stasiun baru ini, kepadatan di stasiun-stasiun terdekat diharapkan dapat berkurang sehingga proses naik dan turun penumpang menjadi lebih lancar. Hal ini tentunya akan berdampak pada ketepatan waktu perjalanan kereta secara keseluruhan di lintas Rangkasbitung yang sangat sibuk setiap harinya.

Fasilitas di Stasiun Jatake sendiri dibangun dengan mengedepankan aspek fungsionalitas dan kenyamanan bagi para penggunanya. Gedung tiga lantai ini tidak hanya menyediakan area tunggu yang nyaman, tetapi juga zona komersial dan fasilitas pendukung bagi kaum disabilitas. Menurut Anne Purba, kesiapan operasional saat ini sedang memasuki tahap uji prasarana akhir untuk menjamin keselamatan penumpang di masa mendatang. “Dengan penguatan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan layanan, kehadiran Stasiun Jatake diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai pilihan utama mobilitas harian,” tutup Anne dalam sesi tinjauan proyek tersebut (Redaksi).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *