Jakarta, 30 September 2025 – Efisiensi menjadi kata kunci dalam normalisasi operasional Kereta Api Pandanwangi yang akan dimulai besok. Langkah PT KAI Daop 9 Jember mengembalikan pola operasi ke jadwal normal bertujuan untuk meningkatkan produktivitas layanan kereta api di jalur Jember-Ketapang.
Peningkatan efisiensi tercermin dari pengurangan jumlah pemberhentian yang memungkinkan kereta beroperasi dengan kecepatan lebih tinggi. Dengan waktu tempuh yang lebih singkat, kereta dapat melakukan lebih banyak perjalanan dalam sehari tanpa menambah beban operasional. Ini berarti kapasitas angkut penumpang dapat ditingkatkan untuk memenuhi permintaan yang terus berkembang.
Cahyo Widiantoro menegaskan bahwa efisiensi ini tidak mengorbankan aspek keselamatan. “Keselamatan adalah prioritas bersama. Dengan partisipasi aktif masyarakat, KAI pastikan perjalanan KA Pandanwangi dapat berlangsung aman, lancar, dan tepat waktu,” tutup Cahyo. Keseimbangan antara efisiensi dan keselamatan menjadi prinsip utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.
Normalisasi ini juga membuka peluang bagi KAI untuk melakukan inovasi layanan di masa mendatang. Dengan sistem operasional yang lebih efisien, perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya untuk peningkatan fasilitas dan kualitas layanan. Penumpang diharapkan akan merasakan manfaat jangka panjang dari kebijakan ini.
(Redaksi)

